PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • Solusi Islam untuk Penanganan HIV/AIDS di Makassar • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • Solusi Islam untuk Penanganan HIV/AIDS di Makassar • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan •
Makassar

Ini Bocoran Pedoman Pencegahan Covid-19 Berbasis Masyarakat di Sulsel

495
×

Ini Bocoran Pedoman Pencegahan Covid-19 Berbasis Masyarakat di Sulsel

Sebarkan artikel ini
Ini Bocoran Pedoman Pencegahan Covid 19 Berbasis Masyarakat di Sulsel
Tim Konsultan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan bersama Dinas Kesehatan menyusun Pedoman Pencegahan Covid-19 Berbasis Masyarakat.

MAKASSAR – Upaya menekan penyebaran Virus Corona, Tim Konsultan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan bersama Dinas Kesehatan menyusun Pedoman Pencegahan Covid-19 Berbasis Masyarakat.

Ketua Tim Konsultan Gugus Tugas Sulsel Prof Ridwan Amiruddin mengungkapkan kunci penanganan Covid-19 mesti ada pelibatan masyarakat.

Olehnya dipandang perlu membuat pedoman pengendalian virus corona yang berbasis masyarakat serta memiliki payung hukum mulai dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota.

“Pembehasan final draf tentang pedoman pengendalin Covid-19 berbasis masyarakat yang akan menjadi draf gubernur untuk menjadi acuan daerah untuk mengembangkan perda atau perwali,” ungkap Prof Ridwan, Rabu (1/7/2020).

Perlu kebijakan kata Prof Ridwan penting untuk mengatur terlaksananya protokol kesehatan yang sesuai dengan kondisi wilayah dan kultur masyarakat. Serta implementasi konsep Trisula dengan melakukan tracing, testing dan edukasi.

Pedoman ini akan menjadi acuan pemerintah daerah untuk mengembangkan kebijakan berdasarkan pengertian lokal di wilayah masing-masing untuk mengatur protokol kesehatan.

“Intinya, konsep trisula mampu di implementasikan setiap daerah,” katanya.

Prof Syafri yang juga tim pakar mengatakan pedoman yang menjadi acuan pemeritah daerah ini memiliki konsekuasi bagi yang tidak menjalankan standar protokol Covid-19 dengan memberikan sanksi tegas.

“Pedoman protokol kesehatan ini akan menjadi pedoman peraturan walikota atau bupati se Sulsel dengan tentunya akan ada konsekuensi dan sanksi bagi yang tidak menjalankan protokol kesehatan,” katanya.

Menurutnya, sanksi pemerintah bagi pelanggar pedoman akan menjadi edukasi bagi masyarakat. Mengingat saat ini penyebaran Covid-19 sudah menjadi penyebaran tingkal lokal.

“Bagaimana masyarakat di edukasi terkait dengan protokol kesehatan untuk menjegah transmisi Covid-19 baik itu individu maupun institusi,” tuturnya.

Kadis Kesehatan Sulsel, dr Ichsan Mustari mengatakan, Covid-19 akan terus menerus mengancam kehidupan hingga vaksin tersedia.

Artinya, sejumlah protokol Covid-19 harus memiliki pengawasan yang ketat dari masyarakat termasuk memberikan sanksi bagi pelanggar.

“kita membahas pedoman protokol kesehatan yang berbasis masyarakat sehingga Kabupaten Kota mampu menghadirkan panishmen bagi pelanggar,” tutupnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com