PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Tambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaBangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Tambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaBangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran Nusron
Sulsel

JK Grounbreaking Pusat Riset Kakao Pangkep

463
×

JK Grounbreaking Pusat Riset Kakao Pangkep

Sebarkan artikel ini

PANGKEP – Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) melakukan Peletakan Batu Pertama Pusat Penelitian dan Pengembangan Kakao PT. Mars Symbioscience Indonesia di Kelurahan Attang Salo, Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep, Sulsel, Sabtu (18/11).

Pada peletakan batu pertama atau groundbreaking ini, JK didampingi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL), berserta Dewan Direktur PT (Board of Director) Mars, Inc. Frank Mars.

Pusat penilitian ini menempati area seluas 95,2 hektar dengan nilai invetasi Rp50 miliar. Diharapkan menjadi pusat pengembangan yang menghasilkan kakao yang unggul dan tahan lama.

Pusat penelitian ini menjadi tercanggih kedua di Indonesia, yang pertama di Tarengge Sulawesi Selatan yang telah dibangun 2010.

Wakil Presiden JK mengapresiasi kehadiran pusat penelitian kakao tersebut. Menurutnya, sebuah pusat penelitian penting karena dapat meningkatkan produktivitas petani.

JK menyebutkan Indonesia selalu meningkatkan produktivitas produksi coklat, walaupun saat ini jumlahnya masih jauh diharapkan. Produksi kakao Indonesia 290.000 metric ton musim panen 2016/2017.

Dia menambahkan, pengelolaan coklat di Sulsel berbeda dengan daerah lain di Indonesia.

“Di Sulsel kebun dimiliki oleh masyarakat, masyarakat jadi pemilik bukan buruh,” ucapnya.

Karena masyarakat petani tidak memiliki kemampuan di bidang research atau penilitian, maka pengusaha besar mengambil peran tersebut.

JK menyebutkan sebuah daerah akan maju perekonomiannya ketika memiliki nilai tambah.

Sementara itu, Gubernur Sulsel SYL menjelaskan, kehadiran pusat riset tanaman kakao itu menjadi bagian yang lama telah dinantikan oleh masyarakat Sulsel.

SYL menyebutkan Mars adalah perusahaan multinasional yang sangat peduli pada terhadap peningkatan kualitas kakao dan kesejateraan petani.

“Mars telah mengawal aktivitas percoklatan di Sulsel, dalam catatan saya 15 tahun. Mars salah satu perusahaan yang memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan akrab dengan pemerintah,” sebutnya.

Menurutnya perusahaan harus mengambil peranan memajukan industri percoklatan bersama pemerintah.

Dewan Direktur Mars Frank Mars menjelaskan, fasilitas di Pangkep ini adalah fasilitas penelitian terbesar ke dua di Indonesia.

“Ini terbesar ke dua di Indoensia, dibangun oleh Mars karena prinsip mutualitas,” ungkap Mars.

Mars menjelaskan bahwa kakao telah membuka lapangan pekerjaan bagi 6,5 juta keluarga petani di seluruh dunia. Namun, 40 persen produksi yang ada menurun karena serangan hama, penyakit dan praktik pertanian yang kurang tepat.

Mars juga mendirikan pabrik kakao di Makassar, dimana hasilnya berupa produk dengan beberapa merek yang dipasarkan termasuk Snicker’s, Dove, Wrigley’s, Whiskas, Pedigree dan Royal Canin.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penandatangan kerjasama bersama Univeritas Hasanuddin dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, serta penanaman bibit kakao. [*/4ld]

 

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com