PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi •
Makassar

Kader Posbindu Dilibatkan Dinkes Makassar dalam Sosialisasi Hipertensi

1499
×

Kader Posbindu Dilibatkan Dinkes Makassar dalam Sosialisasi Hipertensi

Sebarkan artikel ini
Kader Posbindu Dilibatkan Dinkes Makassar dalam Sosialisasi Hipertensi
dr. Nursaidah Sirajuddin, Kepala Dinkes Kota Makassar saat memberikan Materi dalam Sosialisasi Deteksi Dini Hipertensi.

MAKASSAR—Dinas Kesehatan Kota Makassar melibatkan Kader Posbindu dalam mensosialisasikan upaya pencegahan pada penyakit Hipertensi.

Kegiatan pertemuan bertemakan Sosialisasi dan Deteksi Dini Hipertensi di Hotel Novotel Makassar Grand Shyla Selasa (24/5/2022) tersebut dihadiri langsung Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr. Nursaidah Sirajuddin, yang sekaligus bertindak selaku narasumber.

Dalam pemaparan materi, Kadinkes Makassar mengatakan penyakit tidak menular (PTM) menjadi penyebab kematian terbanyak di Indonesia.

Tercatat dari data IHME (Institute for Health Metrics and Evaluation), Global Burden Of Disease di tahun 2019, ada 651.481 orang meninggal akibat penyakit jantung.

“Selain jantung, capaian angka kasus kematian tertinggi ada juga tuberculosis, gangguan pencernaan. Hanya ada tiga dari dari sepuluh penderita PTM yang terdeteksi, selebihnya karena PTM tidak ada gejala sampai terjadi komplikasi,” papar dr. Ida panggilan akrab Nursaidah Sirajuddin.

Agenda sosialisasi dan deteksi dini hipertensi ini rutin dilakukan tiap tahunnya. Dalam kegiatan ini hadir kader Posbindu di seluruh wilayah kerja 47 Puskesmas di Kota Makassar.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi perpanjangan upaya dari pemerintah untuk menekan prevelensi penyakit PTM yang ada di Kota Makassar termasuk penyakit hipertensi.

“Selain kader, pemetaan sasarannya, dan strategi percepatan deteksi dini diharapkan kader mampu melakukan kampanye deteksi dini, melibatkan seluruh elemen, seperti kantor pemerintahan, sekolah dan swasta nantinya,” ujarnya. (VOI)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com