PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dirjenpas Mashudi Mundur, Tanggung Jawab Moral Kasus Cluster Mewah Lapas Cibinong • Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Bawa Jejak Kepemimpinan KAUJE ke Kabinet Prabowo • KAHMI Sulsel Kenalkan Graha Hijau Hitam ke Wagub Fatmawati • Modifikasi Desil Demi Kesejahteraan? • Kabid Humas Polda Sulsel Serahkan Penghargaan, Polres Bone Borong Lima Prestasi • Pemkot Makassar Kaji Kantong Parkir, Balai Kota Jadi Lokasi Paling Mendesak • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dirjenpas Mashudi Mundur, Tanggung Jawab Moral Kasus Cluster Mewah Lapas Cibinong • Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Bawa Jejak Kepemimpinan KAUJE ke Kabinet Prabowo • KAHMI Sulsel Kenalkan Graha Hijau Hitam ke Wagub Fatmawati • Modifikasi Desil Demi Kesejahteraan? • Kabid Humas Polda Sulsel Serahkan Penghargaan, Polres Bone Borong Lima Prestasi • Pemkot Makassar Kaji Kantong Parkir, Balai Kota Jadi Lokasi Paling Mendesak •
Makassar

Kadinkes: Jenazah di Pemakaman Covid Bisa Dipindahkan Usai Pandemi Berlalu

752
×

Kadinkes: Jenazah di Pemakaman Covid Bisa Dipindahkan Usai Pandemi Berlalu

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan Ichsan Mustari
Ichsan Mustari, Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan

MAKASSAR – Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Ichsan Mustari angkat bicara terkait permintaan keluarga agar jenazah covid-19, baik berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dimakamkan dimacanda kabupaten Gowa untuk dipindahkan ke pemakaman umum atau keluarga.

Ichsan mengatakan, pihak keluarga bisa mengambil Jenazah yang telah dimakamkan di pemakaman khusus covid-19, meski hasil swab test pasien tersebut dinyatakan negatif ataupun positif, tetapi setelah wabah atau pandemi virus Corona telah berakhir atau berlalu.

“Sebenarnya sudah disampaikan waktu yang lalu, semuanya kalau ada yang mau mengambil jenazah keluarganya itu baik negatif maupun positif, kan tidak adaji masalah itu haknya orang, tidak ada agama juga mengatur bahwa itu tidak boleh diambil, tapi itu setelah Pandemi covid-19 berlalu baru bisa di lakukan.”

“Artinya jangan ada keramaian keramaian dulu, itu semua tujuan nya tidak lebih dari pada untuk memutus rantai penularan covid,” kata Ichsan saat ditemui di kantor DPRD Sulsel, Rabu (10/06/2020).

Ichsan lebih lanjut mengaku prosedur penanganan pencegahan Covid-19 tidak serta merta untuk menyulitkan pihak keluarga pasien. Namun untuk menghindari keramaian guna untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Jadi tidak ada prosedur itu dibuat karena hanya untuk menyulitkan keluarga,tapi lebih dari memutus saja mata rantai,” ujarnya.

Ichsan mengaku, bahwa memang ada data pasien PDP yang dinyatakan negatif dan telah dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19.

Meski begitu, tambah dia, tidak ada kesalahan prosedur dalam pemakaman pasien tersebut karena statusnya belum jelas, positif atau negatif waktu itu.

“Ada memang data yang negatif, tapi tidak bisa kita bilang bahwa ada kesalahan prosedur, karena pada saat pasien meninggal belum jelas statusnya,”

“Dan pedoman penanganan covid mengatakan bahwa orang yang statusnya PDP maka pemulasaran jenazahnya di samakan dengan positif begitu aja,” tutupnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com