PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Gau Maraja Bone Disusupi Dugaan Pungutan, ASN Dipatok Rp150 RibuDinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiDampak Karhutla terhadap Perempuan dan GenerasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetDampak Media Sosial di Kalangan Gen-Z: Peluang dan Tantangan di Era DigitalSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Gau Maraja Bone Disusupi Dugaan Pungutan, ASN Dipatok Rp150 RibuDinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiDampak Karhutla terhadap Perempuan dan GenerasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetDampak Media Sosial di Kalangan Gen-Z: Peluang dan Tantangan di Era DigitalSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti Kabut
Sulsel

Dokumen Kesehatan Pasien Stunting Rampung Satu Jam Berkat Inovasi SATSETMA RSUD Haji Makassar

581
×

Dokumen Kesehatan Pasien Stunting Rampung Satu Jam Berkat Inovasi SATSETMA RSUD Haji Makassar

Sebarkan artikel ini
Dokumen Kesehatan Pasien Stunting Rampung Satu Jam Lewat Inovasi SATSETMA RSUD Haji Makassar
Inovasi layanan terpadu UPT RSUD Haji Makassar kembali menunjukkan hasil nyata. Melalui program Sadar Tolak Stunting Terpadu Mamminasata (SATSETMA), rumah sakit ini berhasil menerbitkan dokumen kependudukan berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk seorang pasien stunting berinisial NR yang sedang menjalani perawatan, hanya dalam waktu kurang dari satu jam.

MAKASSAR—Inovasi layanan terpadu UPT RSUD Haji Makassar kembali menunjukkan hasil nyata. Melalui program Sadar Tolak Stunting Terpadu Mamminasata (SATSETMA), rumah sakit ini berhasil menerbitkan dokumen kependudukan berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk seorang pasien stunting berinisial NR yang sedang menjalani perawatan, hanya dalam waktu kurang dari satu jam.

Keberhasilan ini berawal dari instruksi Direktur UPT RSUD Haji Makassar, Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin, Sp.KK., M.Kes, yang menugaskan Tim SATSETMA untuk bergerak cepat. Sinergi lintas sektor, khususnya dengan Dinas Sosial Kota Makassar, membuktikan bahwa percepatan pelayanan dasar bukan sekadar wacana, melainkan sudah dijalankan secara nyata di lapangan.

Dengan adanya dokumen resmi, pasien NR kini lebih mudah mengakses layanan kesehatan, khususnya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal ini menjadi langkah penting dalam memastikan perawatan stunting dapat berjalan optimal tanpa terkendala persoalan administratif yang sering kali dialami keluarga kurang mampu.

Direktur UPT RSUD Haji Makassar, dr. Evi Mustikawati Arifin menegaskan, SATSETMA dirancang untuk mendukung program prioritas pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting di kawasan Mamminasata.

“Melalui SATSETMA, kami tidak hanya menangani aspek medis, tetapi juga membantu masyarakat menyelesaikan persoalan administrasi yang menjadi pintu masuk utama layanan kesehatan. Dengan kolaborasi cepat bersama Dinas Sosial, hambatan birokrasi bisa dipangkas sehingga pasien langsung merasakan manfaatnya,” ujarnya, Kamis, 4 September 2025.

Koordinator Tim SATSETMA, drg. Burhanuddin, M.Kes, menambahkan bahwa program ini memang dirancang sebagai inovasi terpadu yang menghubungkan sektor kesehatan dengan layanan sosial dan kependudukan.

“Alhamdulillah, inovasi SATSETMA ini kami hadirkan sebagai model layanan efektif dan efisien. Harapannya bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mempercepat penanganan stunting,” katanya.

Melalui langkah cepat ini, RSUD Haji Makassar kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga motor penggerak inovasi.

Program ini sejalan dengan prioritas Gubernur Sulawesi Selatan A. Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam menurunkan angka stunting, sekaligus mendukung terwujudnya generasi sehat, cerdas, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. (4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com