Advertisement - Scroll ke atas
Sulsel

Kapolda Sulsel Pastikan Kesiapan Operasi Lilin 2025, 720 Gereja Jadi Prioritas Pengamanan

568
×

Kapolda Sulsel Pastikan Kesiapan Operasi Lilin 2025, 720 Gereja Jadi Prioritas Pengamanan

Sebarkan artikel ini
Kapolda Sulsel Pastikan Kesiapan Operasi Lilin 2025, 720 Gereja Jadi Prioritas Pengamanan
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Tahun 2025 dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin-2025. Kegiatan ini digelar di Hotel Harper Makassar, Rabu (17/12/2025).

MAKASSAR—Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Tahun 2025 dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin-2025. Kegiatan ini digelar di Hotel Harper Makassar, Rabu (17/12/2025).

Rakor lintas sektoral tersebut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, pejabat utama Polda Sulsel, serta para Kapolres jajaran. Rakor bertujuan menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan aman dan kondusif.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Dalam paparannya, Kapolda Sulsel menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, seluruh stakeholder, serta elemen masyarakat atas kerja sama yang selama ini terjalin. Menurutnya, berbagai tantangan kamtibmas, baik berskala nasional maupun lokal, dapat dihadapi melalui koordinasi dan kebersamaan seluruh pihak.

Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan, Polda Sulsel bersama jajaran, TNI, instansi terkait, dan mitra kamtibmas akan melaksanakan Operasi Lilin-2025 selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 3.981 personel gabungan akan dikerahkan. Rinciannya, 2.106 personel dari Polda Sulsel dan jajaran, serta 1.875 personel dari TNI dan instansi terkait. Polda Sulsel juga menyiapkan 94 pos pengamanan yang terdiri atas 48 pos pengamanan, 21 pos pelayanan, dan 25 pos terpadu.

Pengamanan difokuskan pada 720 gereja prioritas serta 98 lokasi perayaan Tahun Baru yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

Kapolda menekankan, pengamanan dan pelayanan selama Natal dan Tahun Baru harus dilaksanakan secara terpadu dan sinergis antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat. Peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dinilai penting dalam menjaga situasi tetap aman dan damai.

Selain itu, Kapolda Sulsel juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sehingga tercipta rasa aman dan kebersamaan selama momen akhir tahun.

Menutup arahannya, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengajak seluruh pihak memperkuat koordinasi dan memberikan kontribusi terbaik demi terwujudnya perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang aman, tertib, dan penuh kedamaian di Sulawesi Selatan. (4r5/Ag4ys)

error: Content is protected !!