Memuat Ramadhan…
Memuat cuaca…
Opini

Kenaikan Harga BBM Subsidi, Bukan Sekadar Problem Subsidi Salah Sasaran

2001
×

Kenaikan Harga BBM Subsidi, Bukan Sekadar Problem Subsidi Salah Sasaran

Sebarkan artikel ini
Kenaikan Harga BBM Subsidi, Bukan Sekadar Problem Subsidi Salah Sasaran
Ilustrasi

Berbeda hal nya dalam islam, migas adalah milik rakyat. Hal ini sesuai hadis Rasulullah saw. mengenai pengelolaan sumber daya alam (SDA).

“Kaum muslim berserikat dalam tiga perkara, yaitu padang rumput, air, dan api.” (HR Abu Dawud dan Ahmad)

Dalam hadis ini jelas sekali tersurat bahwa semua SDA yang dimanfaatkan untuk umum adalah milik rakyat, seperti hutan, padang rumput, laut, danau, sungai, tambang, maupun minyak dan gas. Hanya negara yang bertanggung jawab mengelolanya. Tidak boleh menyerahkannya pada asing.

Setelah dikelola Negara semua SDA itu akan disalurkan ke rakyat dengan harga murah (keuntungan untuk mengganti biaya operasional), bahkan gratis. Negara bertanggung jawab memastikan pengelolaan hingga pendistribusian dalam keadaan aman. Pihak yang berlaku curang akan langsung mendapat tindakan.

Selain itu, Islam juga memiliki pemikiran dan metode yang khas yang akan menuntun negara untuk mengurusi rakyat. Islam tidak menjadikan rakyat sebagai beban. Islam akan mengutamakan kepentingan rakyat daripada para pengusaha, juga membuat suatu negara memiliki jati diri. Dengan berpegang pada Islam, negara akan jelas dalam menentukan kebijakan dan sesuai standar halal/haram menurut syariat.

Dengan demikian, satu- satunya cara untuk mewujudkan BBM murah adalah dengan menerapkan sistem islam secara menyeluruh. Juga termasuk didalamnya menerapkan ekonomi Islam.

Dengan konsep kepemilikan yang menempatkan tambang migas dengan deposit besar sebagai milik umum yang dikelola negara untuk rakyat, sehingga terwujudlah kesejahteraan rakyat. Dan Tidak ada celah bagi liberalisasi migas di sektor hulu maupun hilir.

Oleh karenanya, apabila sungguh-sungguh mendambakan kesejahteraan, harus dengan mengubah sistem yang gagal dengan sistem yang bersumber dari Zat Yang Maha Benar dan Maha Mengetahui. Wajib pula untuk menghadirkan pemimpin yang mau tunduk dengan syariat-Nya agar memimpin dengan penuh amanah. Wallahu A’lam. (*)

Penulis: Ulfiah (Pegiat Literasi)

***

Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.

error: Content is protected !!