Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Kepala Bappeda Dampingi Wali Kota Makassar Terima Kunjungan Tim Penilai Bappenas PPD 2023

1517
×

Kepala Bappeda Dampingi Wali Kota Makassar Terima Kunjungan Tim Penilai Bappenas PPD 2023

Sebarkan artikel ini
Kepala Bappeda Dampingi Wali Kota Makassar Terima Kunjungan Tim Penilai Bappenas PPD 2023
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Makassar Helmy Budiman, turut mendampingi Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto saat menerima kunjungan Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2023 dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di kediaman pribadinya, Jl. Amirullah, Kamis (30/03/2023).

MAKASSAR—Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Makassar Helmy Budiman, turut mendampingi Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto saat menerima kunjungan Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2023 dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di kediaman pribadinya, Jl. Amirullah, Kamis (30/03/2023).

Menurut Helmy kehadiran Tim Penilai Bappenas PPD 2023 tersebut ke Makassar dalam rangka melakukan verifikasi faktual usai Makassar dinyatakan lolos ke tahap III Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2023.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Usai menyambangi kediaman pribadi Wali Kota Makassar yang akrab disapa Danny Pomanto ini, menurut Helmy Tim akan melakukan kunjungan lapangan langsung ke sejumlah titik.

Titik yang akan dikunjung lanjut Helmy diantaranya Warroom Balai Kota Makassar, Home Care di PKM Makkasau, Lorong Wisata Silves di Kecamatan Rappocini, dan Lorong Wisata Sydney di Kecamatan Panakkukang.

“Jadi di sana nanti kita akan memperlihatkan keunggulan program yang sudah berjalan di Pemkot Makassar. Termasuk apa-apa yang sudah dihasilkan di Lorong Wisata,” pungkas Helmy Budiman.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengaku optimistis bisa meraih PPD (Penghargaan Pembangunan Daerah) 2023. Apalagi Kota Makassar memiliki program unggulan Lorong Wisata yang tidak dimiliki oleh kota-kota lain di Indonesia.

“Lorong Wisata ini merupakan multi inovasi yang menjawab semua permasalahan di kota-kota lain, dan kita berharap inovasi Lorong Wisata ini bisa diperkenalkan ke Indonesia sebagai juara PPD tahun ini,” harap Danny Pomanto.

Danny Pomanto mencontohkan pengentasan kemiskinan dengan menyasar masyarakat yang ada di Lorong Wisata. Termasuk memberikan skill training kepada pelaku usaha yang ada di lorong.

“Semua program yang kita susun pendekatan kita adalah lorong. Skill training gratis juga, kita fokuskan di lorong. Begitu pun juga dengan beasiswa berprestasi,” tutupnya. (*/4dv)

error: Content is protected !!