MAKASSAR, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPW BI) Provinsi Sulawesi berupaya menjaga optimisme masyarakat untuk melanjutkan tren pertumbuhan ekonomi Sulsel di tengah pandemi Covid-19.

Kepala KPw BI Sulsel, Bambang Kusmiarso mengatakan, meski saat ini pandemi Covid-19 belum usai, tapi aktivitas harus tetap berjalan.

Menurutnya, meski belum sepenuhnya normal, tetapi hingga November 2020 lalu, kondisi ekonomi Sulsel sudah dalam tren membaik.

“Kita harus selalu menjaga optimisme, karena itu artinya ada gerakan untuk memperbaiki kondisi, inilah yang terjadi saat ini. Dan peran media sangat penting untuk mengangkat optimisme masyarakat saat pandemi Covid-19,” kata Bambang, Jumat malam (11/12).

Dalam kesempatan tersebut, Bambang mengakui, media berperan penting dalam pemulihan ekonomi. Sebab, informasi yang disampaikan sangat berpengaruh dalam membentuk optimisme masyarakat untuk melalui masa sulit ini.

“Bank Indonesia selalu siap memberikan informasi yang dibutuhkan media, artinya kita saling mengisi untuk melewati kondisi sulit, dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” terangnya.

Kendati begitu, Bambang menambahkan, pemulihan ekonomi Sulsel juga akan mengikuti kondisi ekonomi nasional. “Kami perkirakan tahun depan, pertumbuhan kita akan lebih baik,” pungkasnya.

Kinerja ekonomi Sulsel mengalami perbaikan di triwulan III-2020. Ekonomi Sulsel terkontraksi -1,08% (yoy), tidak sedalam triwulan sebelumnya yang mengalami kontraksi sebesar -3,86% (yoy), serta lebih baik dibandingkan dengan kinerja nasional dan wilayah Sulampua. [*]