SOPPENG—Komitmen mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam menggerakkan perubahan kembali dibuktikan lewat aksi nyata Tim Sipatokkong dari UKM Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (KPI) Unhas di Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.
Melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2025, tim ini turun langsung melakukan penataan kawasan wisata Air Terjun Liu Pangie, Senin (21/7/2025).
Kegiatan yang melibatkan mahasiswa, aparat desa, hingga warga setempat ini fokus pada pembenahan jalur masuk, penataan area istirahat, dan penyediaan ruang untuk pembangunan fasilitas pendukung. Upaya ini menjadi bagian dari revitalisasi destinasi ekowisata berbasis potensi lokal.
Ketua Umum UKM KPI Unhas, Nurul Dwi Peratiwi, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program ini adalah wujud nyata kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat.
“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan dampak berkelanjutan bagi Desa Mattabulu. Mahasiswa harus hadir langsung dan menjadi bagian dari solusi,” ungkap Nurul.
Ia juga berharap, pembaruan kawasan air terjun ini bisa menjadi titik balik dalam pengembangan potensi desa, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif warga sekitar.
Senada dengan itu, Penjabat Kepala Dusun TeppoE, Arinal SE, memberikan apresiasi atas semangat kolaboratif yang ditunjukkan oleh para mahasiswa. Menurutnya, kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan inspirasi bagi masyarakat desa, khususnya generasi muda.
“Saya sangat mengapresiasi keterlibatan adik-adik mahasiswa. Ini bukan sekadar kerja bakti, tapi bagian dari pembangunan jangka panjang yang melibatkan semua unsur,” ujarnya.
Saat ini, tahap awal penataan sudah rampung, dan Tim Sipatokkong akan terus melanjutkan sinergi bersama pemerintah desa serta komunitas lokal untuk menyempurnakan infrastruktur dan promosi kawasan wisata Liu Pangie.
Desa Mattabulu pun kini menatap masa depan dengan harapan baru—menghidupkan kembali denyut pariwisata lokal melalui gotong royong dan semangat kolaborasi lintas generasi. (MP/Ag4ys)
Citizen Reporter: Otto Aditia (Mahasiswa Ilmu Politik Unhas)













