PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
Pendidikan

Kurang Perhatian, Dikabarkan Guru Honorer Ancam Mogok Kerja

1387
×

Kurang Perhatian, Dikabarkan Guru Honorer Ancam Mogok Kerja

Sebarkan artikel ini
Guru Honorer Ancam Mogok Kerja
Beredarnya kabar "Cuti Bersama Mengajar/Bekerja" secara serentak di Wonogiri mulai viral di situs sosial media.

GURU – Proses belajar dan mengajar di sekolah negeri di Kabupaten Wonogiri terancam lumpuh sementara. Ini dikarenakan adanya rencana aksi mogok massal yang akan dilaksanakan guru honorer. Beredarnya kabar “Cuti Bersama Mengajar/Bekerja” secara serentak di Wonogiri mulai viral di situs sosial media.

Sejumlah sekolah di Wonogiri pun dipasangi MMT yang bertuliskan pemberitahuan mengenai cuti bersama yang akan mereka lakukan selama 21 hari yaitu pada tanggal 8-31 Oktober 2018.

Dalam spanduk tersebut Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) mereka menuliskan keresahan mereka mengenai nasib guru honorer.

Melalui akun Instagram ics_infocegatansolo, mereka merasa tidak diakui keberadaannya karena merasa hanya dianggap sebagai budak modern pemerintah.

Selain itu, mereka juga meminta maaf kepada masyarakat dan juga meminta doa dan empati atas keberadaan mereka.

“Permintaan maaf kami kepada orang tua siswa, masyarakat umum”

“Kami tidak mengajar selama 21 hari karena sudah separuh usia kami curahkan untuk negara”

“Tapi hingga saat ini negara tidak mengakui keberadaan kami. Kami hanya dianggap sebagai budak modern nya pemerintah”

“Maafkanlah kami, doa dari masyarakat dari warga negara untuk berempati atas keberadaan kami dan bisa memahami kami selama ini,” tulis guru honorer dalam spanduk itu. [*/shar]

 

 

View this post on Instagram

 

Curahan hati guru honorer #Wonogiri

A post shared by ICS InfoCegatanSolo (@ics_infocegatansolo) on

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com