JENEPONTO—Jalan trans Jeneponto-Gowa yang berlokasi di sepanjang Kecamatan Bontoramba, khususnya Desa Lentu Lama tak tersentuh perbaikan pengaspalan jalan.
Untuk itu, sehingga membuat aparat Desa Lentu bersama masyarakat berinisiatif melakukan penimbunan jalan yang berlubang tersebut secara swadaya, Senin (8/4/2024).
Kepala Desa (Kades) Lentu, Sirajuddin menuturkan, ada dua dusun mengalami kerusakan yang paling parah.
“Lokasi jalan yang paling parah kerusakannya berada di sepanjang poros Dusun Moci dan Campagaya,” tuturnya.
Ia menegaskan, penimbunan oleh aparat desa ini dilakukan adalah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan jelang Idul Fitri.
“Tujuannya, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan menjelang hari raya Idul Fitri, khususnya bagi yang pulang mudik ke kampung halaman,” kata Sirajuddin.
Menurutnya, kegiatan tersebut menggunakan dana dari swadaya masyarakat Desa Lentu itu sendiri.
Dengan demikian, mewakil masyarakat Desa Lentu, maka Kepala Desa Lentu, Sirajuddin mengharapkan, pemerintah Kabupaten dan Provinsi melalui Dinas PUPR agar secepatnya memperbaiki dengan melakukan pengaspalan.
“Harapan kami selaku pemerintah desa dan masyarakat desa Lentu, agar bisa tahun ini pemerintah Kabupaten, Provinsi, dan Pusat menganggarkan pembangunan infrastruktur jalan poros Tamalatea-Bontoramba-Kabupaten Gowa,” harapnya. (*)



















