PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Andi Shalman Ambil Alih KNPI Sidrap, Konsolidasi Pemuda Jadi Ujian PertamaKemarau Panjang Landa Makassar, Appi Gelar Salat Istisqa dan Kerahkan Damkar-BPBD Kirim Air hingga 60 TitikBukan Sekadar Program Kampus, Mahasiswa UNM Uji Inovasi Kesehatan di Pelosok JenepontoWarkop Kamtibmas Bangkala Resmi Dibuka, Polisi dan Warga Kini Punya Ruang Ngobrol BarengSiswa Masih Dirawat, Penyebab Gangguan Kesehatan Usai MBG di Tana Toraja Masih DiselidikiNegara Kaya, Rakyat Berebut Lowongan KerjaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Andi Shalman Ambil Alih KNPI Sidrap, Konsolidasi Pemuda Jadi Ujian PertamaKemarau Panjang Landa Makassar, Appi Gelar Salat Istisqa dan Kerahkan Damkar-BPBD Kirim Air hingga 60 TitikBukan Sekadar Program Kampus, Mahasiswa UNM Uji Inovasi Kesehatan di Pelosok JenepontoWarkop Kamtibmas Bangkala Resmi Dibuka, Polisi dan Warga Kini Punya Ruang Ngobrol BarengSiswa Masih Dirawat, Penyebab Gangguan Kesehatan Usai MBG di Tana Toraja Masih DiselidikiNegara Kaya, Rakyat Berebut Lowongan Kerja
Nasional

Magang Nasional Batch I Berakhir Pekan Ini, Sertifikat dan Uang Saku Ditentukan di Tahap Akhir

103
×

Magang Nasional Batch I Berakhir Pekan Ini, Sertifikat dan Uang Saku Ditentukan di Tahap Akhir

Sebarkan artikel ini
Magang Nasional Batch I Berakhir Pekan Ini, Sertifikat dan Uang Saku Ditentukan di Tahap Akhir
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Humas Kemnaker RI)

JAKARTA—Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker) Batch I segera berakhir, dengan fase penutup yang menjadi penentu pencairan uang saku dan penerbitan sertifikat peserta. Kementerian Ketenagakerjaan mengingatkan seluruh peserta, perusahaan, dan mentor untuk menuntaskan tahapan akhir sebelum batas waktu 19 April 2026 untuk Batch 1A dan 23 April 2026 untuk Batch 1B.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker) Batch I untuk menuntaskan seluruh tahapan akhir program sesuai jadwal. Program ini akan berakhir pada 19 April 2026 untuk Batch 1A dan 23 April 2026 untuk Batch 1B, setelah berlangsung selama enam bulan di dunia industri.

Penyelesaian tahap akhir berkaitan langsung dengan proses administrasi, penilaian, penerbitan sertifikat, dan pencairan uang saku peserta. Fase penutup ini juga menjadi penanda bahwa pengalaman magang harus diubah menjadi bekal nyata untuk memasuki dunia kerja.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan pengalaman selama enam bulan di industri merupakan modal penting bagi peserta untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja.

“Pengalaman selama enam bulan ini menjadi modal penting bagi peserta untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja. Peserta kini lebih siap kerja,” ujar Darmawansyah dalam Final Briefing Magang Nasional Batch I & 1B yang digelar secara virtual, Jumat (17/4/2026).

Ia mengapresiasi peserta, perusahaan mitra, mentor, dan pengelola program yang telah mendukung pelaksanaan program selama enam bulan terakhir. Menurutnya, program magang tidak hanya memberi pengalaman kerja langsung di lingkungan industri, tetapi juga memperkuat hard skills dan soft skills peserta, termasuk kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan adaptasi di lingkungan kerja.

Peserta diingatkan agar mendokumentasikan pengalaman magang dalam CV atau portofolio sebagai nilai tambah saat melamar pekerjaan.

Sementara itu, Kepala Barenbang Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, menjelaskan peserta Batch I wajib melakukan presensi terakhir, membuat laporan bulanan, dan mengisi kuesioner sebagai syarat pencairan uang saku.

Penutupan Program Magang Nasional Batch I dijadwalkan berlangsung pada 24 April 2026.

Selain peserta, operator perusahaan memiliki tanggung jawab pada periode 19–22 April 2026, antara lain menyiapkan sertifikat magang melalui sistem maganghub.kemnaker.go.id, menginput identitas peserta, serta melengkapi laporan sertifikasi kompetensi dan penempatan kerja.

Pada periode yang sama, mentor wajib menyetujui presensi dan laporan peserta, memberikan penilaian bulanan dan akhir, serta mengajukan pencairan uang saku setelah seluruh kuesioner terpenuhi.

Penyelesaian tahapan akhir ini menentukan kelengkapan hasil magang, pencairan hak peserta, serta pencatatan pengalaman kerja sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah menyiapkan pelatihan daring dan sertifikasi kompetensi bagi peserta magang sebagai pembekalan sebelum mengikuti uji kompetensi. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com