PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kios Pangan Diperkuat, DKP Makassar Bidik Stabilitas Harga dan Akses Sembako WargaFH Unhas Bidik Kerja Sama dengan UNODC, Bahas Kejahatan Transnasional hingga KorupsiPerindo Sulsel Bedah Dapil, Bidik Kerja Nyata dan Ekonomi KerakyatanKarhutla Gunung Kawi Makin Ganas, Api Sudah Capai Pos 2 Sirah KencongKPK Bongkar Peran 4 Tersangka Suap HGB yang Diduga Orang Kepercayaan NusronPrabowo Dijadwalkan ke Sulsel, Andi Sudirman Satukan Kekuatan TNI-Polri hingga Kepala DaerahPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kios Pangan Diperkuat, DKP Makassar Bidik Stabilitas Harga dan Akses Sembako WargaFH Unhas Bidik Kerja Sama dengan UNODC, Bahas Kejahatan Transnasional hingga KorupsiPerindo Sulsel Bedah Dapil, Bidik Kerja Nyata dan Ekonomi KerakyatanKarhutla Gunung Kawi Makin Ganas, Api Sudah Capai Pos 2 Sirah KencongKPK Bongkar Peran 4 Tersangka Suap HGB yang Diduga Orang Kepercayaan NusronPrabowo Dijadwalkan ke Sulsel, Andi Sudirman Satukan Kekuatan TNI-Polri hingga Kepala Daerah
Media Kampus

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Stunting Lewat PULOSU, PMT Berbahan Daun Kelor dan Susu di Sidrap

100
×

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Stunting Lewat PULOSU, PMT Berbahan Daun Kelor dan Susu di Sidrap

Sebarkan artikel ini
PULOSU Lautang Benteng
Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Unhas usai mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui inovasi PULOSU (Puding Kelor Susu) sebagai alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT), di Kantor Lurah Lautang Benteng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (31/7/2026). (Foto: Ismail Alrip)

SIDRAP – Mahasiswa KKN Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Inovasi Desa Universitas Hasanuddin (Unhas) mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui inovasi PULOSU (Puding Kelor Susu) sebagai alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kegiatan berlangsung di Kantor Lurah Lautang Benteng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (31/7/2026).

Program bertajuk “Pemanfaatan PULOSU (Puding Kelor Susu) sebagai Alternatif PMT dalam Upaya Pencegahan Stunting” tersebut diikuti ibu yang memiliki balita usia 6–59 bulan, ibu menyusui, serta kader Posyandu dan PKK.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang menjadi periode krusial dalam mencegah stunting. Daun kelor dan susu dipilih sebagai bahan utama karena kaya nutrisi, mudah diperoleh, serta dapat diolah menjadi makanan tambahan bergizi dengan memanfaatkan potensi pangan lokal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai stunting, mulai dari penyebab, dampak terhadap tumbuh kembang anak, hingga pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi balita. Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai kandungan gizi daun kelor dan susu yang berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Tak hanya penyuluhan, mahasiswa juga menggelar demonstrasi pembuatan PULOSU. Peserta diperlihatkan secara langsung proses pengolahan, mulai dari persiapan bahan, teknik pembuatan, hingga penyajian puding. Setelah demonstrasi, para peserta diberi kesempatan mencicipi hasil olahan sekaligus berdiskusi mengenai cara penyajian PULOSU sebagai makanan tambahan untuk balita.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, serta menerima leaflet edukasi yang memuat informasi mengenai manfaat PULOSU, kandungan gizi daun kelor dan susu, serta sasaran pemberian makanan tambahan untuk mendukung pencegahan stunting.

Salah seorang kader Posyandu Kelurahan Lautang Benteng mengapresiasi program tersebut karena dinilai memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan kepada para ibu mengenai pentingnya gizi balita sekaligus cara mengolah daun kelor menjadi makanan tambahan yang sehat dan disukai anak,” ujarnya.

Pelaksana program, Andi Nur Azizah, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Inovasi Desa Universitas Hasanuddin, berharap inovasi PULOSU dapat diterapkan masyarakat sebagai alternatif PMT berbahan pangan lokal.

“Kami berharap para ibu dapat memanfaatkan daun kelor dan susu sebagai alternatif PMT yang bergizi serta menerapkan pembuatan PULOSU di rumah untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi balita sebagai salah satu upaya pencegahan stunting,” katanya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Inovasi Desa Universitas Hasanuddin berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi balita semakin meningkat. Pemanfaatan bahan pangan lokal seperti daun kelor diharapkan menjadi solusi sederhana, terjangkau, dan berkelanjutan dalam mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang. (Mp/ Ag4ys)

Citizen Reporter: Ismail Alrip (Dosen FH Unhas)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com