MEDIASULSEL.COM—Maroko meraih tiket babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Belanda melalui adu penalti 3-2 pada pertandingan babak 32 besar di Estadio BBVA, Monterrey, Meksiko, Selasa (30/6/2026). Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit sebelum Singa Atlas keluar sebagai pemenang dari titik putih.
Maroko akan menghadapi Kanada pada putaran berikutnya, sedangkan Belanda harus mengakhiri kiprahnya meski datang dengan status juara Grup F.
Singa Atlas tampil dominan sepanjang pertandingan. Maroko menguasai 70 persen penguasaan bola, melepaskan 12 tembakan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang. Sebaliknya, Belanda hanya mencatat tujuh percobaan dengan tiga tembakan tepat sasaran.
Dari sisi distribusi bola, Maroko membukukan 780 operan dengan akurasi mencapai 92 persen, jauh di atas Belanda yang hanya mencatat 356 operan dengan tingkat keberhasilan 81 persen.
Maroko juga unggul dalam tendangan sudut, yakni delapan berbanding lima milik De Oranje. Belanda melakukan 18 pelanggaran, sedangkan Maroko 14 pelanggaran dan menerima satu kartu kuning sepanjang pertandingan.
Sejak menit awal, Maroko lebih banyak mengendalikan permainan melalui pergerakan Achraf Hakimi, Ismael Saibari, dan Neil El Aynaoui. Belanda yang mengandalkan Cody Gakpo, Brian Brobbey, dan Crysencio Summerville kesulitan menembus pertahanan lawan.
Peluang emas pertama Maroko hadir pada menit ke-20 ketika sundulan Neil El Aynaoui hasil sepak pojok masih mampu diamankan Bart Verbruggen. Semenit kemudian, tendangan keras Achraf Hakimi dari luar kotak penalti kembali digagalkan kiper Belanda itu.
Skor tanpa gol bertahan hingga turun minum meski Maroko terus menekan dari kedua sisi lapangan.
Memasuki babak kedua, Ronald Koeman memasukkan Wout Weghorst dan Teun Koopmeiners. Pergantian itu memberi warna baru bagi permainan De Oranje.
Belanda akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-72. Berawal dari umpan panjang Bart Verbruggen, Wout Weghorst memantulkan bola kepada Crysencio Summerville.
Meski sempat terjatuh, Summerville masih mampu mengirim umpan kepada Cody Gakpo yang menuntaskannya menjadi gol untuk membawa Belanda unggul 1-0.
Maroko terus mencari gol balasan dan meningkatkan tekanan ke lini pertahanan lawan. Mohamed Ouahbi juga melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas serangan.
Upaya itu membuahkan hasil pada masa injury time. Issa Diop mencetak gol penyeimbang pada menit 90+1 melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Chemsdine Talbi. Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Pada perpanjangan waktu, Maroko tetap mendominasi penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang. Namun, pertahanan Belanda yang dipimpin Virgil van Dijk mampu bertahan sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Teun Koopmeiners membuka adu penalti dengan gol untuk Belanda, tetapi Neil El Aynaoui gagal menyamakan kedudukan bagi Maroko. Justin Kluivert kemudian tidak mampu menjalankan tugasnya, sementara Soufiane Rahimi sukses mengubah skor menjadi imbang.
Wout Weghorst dan Chemsdine Talbi sama-sama mencetak gol pada kesempatan berikutnya. Quinten Timber gagal memanfaatkan peluang untuk Belanda, tetapi Achraf Hakimi juga belum mampu menaklukkan Verbruggen.
Penentuan terjadi pada penendang terakhir. Crysencio Summerville gagal membawa Belanda unggul setelah eksekusinya melenceng. Ismael Saibari kemudian menjalankan tugasnya dengan sempurna dan memastikan Maroko menang 3-2 dalam adu penalti sekaligus melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Maroko selanjutnya akan menghadapi Kanada yang lebih dulu menyingkirkan Afrika Selatan dengan skor 1-0 pada babak 32 besar. Pertandingan babak 16 besar tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion NRG, Houston, Minggu (5/7/2026) pukul 01.00 Wita, dengan satu tiket perempat final menjadi taruhannya. (*)













