Beranda ยป U n i k ยป Mengejutkan, Tradisi Ini di Jepang Ternyata Sangat Aneh
Mengejutkan, Tradisi Ini di Jepang Ternyata Sangat Aneh
U n i k

Mengejutkan, Tradisi Ini di Jepang Ternyata Sangat Aneh

UNIK – Siapa yang tidak tahu dengan negara adidaya di kawasan Asia ini, kaya akan budaya dan dikenal maju dalam berbagai teknologi, negara itu adalah negeri Sakura Jepang.

Namun, siapa sangka negara ini juga memiliki sejarah seks yang panjang.

Bahkan, hingga saat ini mereka masih melestarikan tradisi tersebut. Selain mencengangkan, tradisi yang dijalani mereka tentunya akan membuat mata kita terbelalak dan menggeleng gelengkan kepala.

Mungkin ada yang menilai tradisi yang dilakukan masyarakat Jepang sangat vulgar. Namun bagi rakyat Jepang kebiasaan itu mereka telah jalani secara turun temurun dari ratusan tahun silam.

Berikut ini ย 5 fakta seputar tradisi seks yang berkembang di Jepang.

1. Tradisi Unagi
Unagi dalam bahasa Indonesia berarti belut. Jangan berpikir jika belut tersebut akan dimakan atau diolah menjadi makanan lezat seperti yang ditampilkan dalam makanan Jepang.

Belut tersebut dimasukkan ke dalam organ intim wanita untuk menimbulkan sensasi berbeda. Belut-belut tersebut dibiarkan bergerak liar, mengobok-obok dinding vagina gadis di Jepang.

2. Festival Kanamara Matsuri
Festival ini biasanya digelar tiap minggu pertama di bulan April hingga seminggu berikutnya di kawasan Kawasaki, Jepang. Festival yang menganut keyakinan Shinto kuno ini dilakukan dengan mengarak sebuah penis besi raksasa di muka umum.

Berdasarkan keyakinan mereka, konon dahulu kala ada sosok iblis yang bersembunyi di bagian intim kewanitaan. Dua pria yang mencoba berhubungan intim mengalami nasib tragis dengan terpotong bagian intimnya. Hingga, perempuan itu memesan penis dari bahan besi untuk mengusir iblis yang bersemayam di bagian Miss V-nya.

3. Tradisi Nyotaimori
Mungkin tradisi ini agak asing di telinga kita. Tradisi ini tergolong unik, lantaran hanya ada di Jepang. Ya, tradisi Nyotaimori adalah menikmati makanan laut dengan cara disajikan di atas tubuh seorang wanita bugil.

Cara makannya, tidak diperbolehkan menggunakan sumpit atau alat makan lain. Melainkan harus dimakan secara langsung menggunakan mulut.

4. Tradisi Oshouji
Oshouji ini biasa lekat dengan seni kaligrafi atau lukisan Jepang. Tapi, siapa sangka jika seni kaligrafi serta lukisan negeri tersebut juga dieksplorasi kedalam bentuk seksual. Tentunya tidak akan ada yang menyangka jika masyarakat Jepang akan sevulgar itu.

5. Festival Onda Matsuri
Festival ini telah bertahan hampir 1.500 tahun di Jepang. Onda Matsuri atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai Festival Sawah atau Kesuburan ini dilakukan dengan ritual seks publik.

Konon, festival yang dihelat di kawasan Asuka ini mampu memberikan keturunan yang unggul. Sehingga, warga Jepang beramai-ramai berpesta seks tiap festival itu digelar. Nah, inilah fakta tentang tradisi di Jepang yang bikin kita geleng kepala. [*/4ld]