Advertisement - Scroll ke atas
Opini

Menyoal Pekan Toleransi di Tengah Jeritan Rakyat

2692
×

Menyoal Pekan Toleransi di Tengah Jeritan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Menyoal Pekan Toleransi di Tengah Jeritan Rakyat
Dr. Suryani Syahrir, ST, MT (Dosen dan Pemerhati Sosial)

OPINI—Sulsel sebagai salah satu provinsi dari delapan provinsi yang ditunjuk sebagai Pilot Project Tahun Toleransi 2022. Tak ayal, banyak kebijakan dalam mendukung program yang katanya untuk menjaga keberagaman tersebut.

Implementasinya pun dalam semua lini kehidupan, mulai ranah pendidikan, pariwisata, budaya, sampai ke anak usia dini. Masif dan sistemik hingga ke grass roots. Mengapa isu keberagaman yang di format dalam Moderasi Beragama seakan amat genting? Padahal banyak persoalan negeri ini yang begitu nyata merusak generasi dan rakyat secara umum.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Tak dimungkiri, kondisi rakyat menjerit dalam kehidupan yang semakin sulit dan tak pasti. Harga-harga kebutuhan pokok terus merangkak naik. Pangan, listrik, BBM, dan hampir semua kebutuhan strategis terimbas. Efek krisis ekonomi dan politik global menjadi dalih kenaikan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Benarkah?

Saat yang sama, program Moderasi Beragama seakan tak pernah surut. Terinfiltrasi dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam perayaan Hari Kemerdekaan RI yang akan dilangsungkan bulan Agustus mendatang.

Ini terlihat dari komitmen Kakanwil Kemenag Sulsel bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), yang ingin mengadakan Pekan Toleransi Sulsel. Dimana tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meneguhkan kembali komitmen dan implementasi program Moderasi Beragama secara masif di tengah umat beragama, khususnya di Provinsi Sulsel (makassar.sindonews.com, 29/6/2022).

Dilansir dari makassar.sindonews.com, (29/6/2022), tema Pekan Toleransi Sulsel Tahun 2022 adalah ‘Merdeka Bertoleransi’. Akan diisi oleh sejumlah kegiatan diantaranya kemah moderasi, dimana pesertanya berasal dari sekolah umum lintas keagamaan, madrasah dan ormas kepemudaan lintas agama.

Selain itu, iring-iringan umat lintas agama dan kendaraan hias yang bertemakan toleransi dan keberagaman di Sulsel juga ikut meramaikan kegiatan tersebut.

error: Content is protected !!