Advertisement - Scroll ke atas
Opini

Pangdam Ajak Wartawan Edukasi Stunting dan Turun ke Desa

675
×

Pangdam Ajak Wartawan Edukasi Stunting dan Turun ke Desa

Sebarkan artikel ini
Pangdam Ajak Wartawan Edukasi Stunting dan Turun ke Desa
Ketua dan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan bersilaturahmi dengan Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, Senin (25/8/2025). Dalam kunjungan tersebut, Ketua Dewan Penasehat PWI Sulsel, Andi Pasamangi Wawo, turut mendampingi Ketua PWI Sulsel, H. Agus Salim Alwi Hamu.

OPINI—Senin lalu, saya berkesempatan mendampingi Ketua dan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Selatan dalam kunjungan silaturahmi ke Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno. Beliau didampingi Asintel Kolonel Inf Robinson Tallupadang, S.IP., M.H., dan Waaster Letkol Inf Mochammad Risqi.

Di ruang tamu Makodam, Pangdam menyambut dengan hangat dan familiar, seakan-akan kami sudah lama akrab. Padahal, beliau baru beberapa bulan menjabat.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Pangdam ternyata memiliki banyak pengalaman berinteraksi dengan wartawan di berbagai daerah tempatnya bertugas.

“Sering saya sampaikan ke jajaran bahwa tugas wartawan itu berat, karena fungsinya mendidik,” katanya.

Ia menambahkan, fakta sehari-hari menunjukkan bahwa orang sudah terbiasa membaca berita sambil sarapan dan ngopi. Itu berarti wartawan memberi tambahan wawasan setiap hari. “Belum lagi perjuangan wartawan di lapangan, mencari dan mengumpulkan bahan berita demi menyajikan fakta hasil investigasi,” tambahnya.

Bahkan, Pangdam berkisah, ketika masih menjabat Dandim, ia menyiapkan ruang makan bersama di markas karena wartawan sering lupa makan saat sibuk bekerja. “Waktu bertugas di Tasik dan Cirebon, saya bahkan sering jadi moderator ketika wartawan turun ke desa-desa,” tuturnya.

Pertemuan dengan PWI Sulsel turut dihadiri Sekretaris PWI Sulsel, Faisal Palapa; Wakil Ketua Bidang Organisasi dan OKK, Ir. H. Abd. Manaf Rahman; Wakil Ketua Bidang Kerjasama, Arsyad Hakim; serta Seksi Hankam, Rusli.

Ketua PWI Sulsel, H. Agus Salim Alwi Hamu, dalam kesempatan itu memaparkan upaya memperkuat kemitraan. PWI Sulsel menawarkan kerja sama dalam mengawal berbagai program, khususnya peningkatan wawasan wartawan pemula terkait bela negara. Ia juga menyampaikan, kepengurusan PWI Sulsel akan berakhir pada Februari 2026, yang diawali dengan Rapat Kerja anggota PWI se-Sulsel. Pada kesempatan itu, Agus Salim mengharap kesediaan Pangdam untuk hadir sebagai keynote speaker.

Selain itu, Agus Salim menyampaikan bahwa pada akhir Agustus, delegasi PWI Sulsel akan mengikuti Kongres Luar Biasa PWI Pusat di Kemdogi, Cikarang.

Menanggapi hal itu, Pangdam berharap kongres dapat menghasilkan keputusan yang mengedepankan kepentingan umum. Ia juga mengajak wartawan untuk ikut berperan mengedukasi masyarakat dalam menurunkan angka stunting, demi melahirkan generasi penerus yang lebih baik.

“Orang Sulsel terkenal memiliki SDM unggul. Banyak gubernur dan menteri berasal dari Sulsel. Tapi ironis jika melihat angka stunting yang masih tinggi,” ujarnya. Pangdam juga mendorong wartawan untuk lebih sering turun ke desa tertinggal yang belum tersentuh infrastruktur.

Ia mencontohkan masih ada desa di dekat kawasan Highland Malino yang belum dialiri listrik PLN. “Saya pernah melihat anak kecil berjalan kaki hampir satu kilometer sambil menggendong dua adiknya untuk belanja, hanya dengan uang seribu rupiah di tangannya. Saya sempat meneteskan air mata melihatnya,” tutur Pangdam.

Menurutnya, wartawan punya peran penting untuk ikut mengawal program pemerintah agar benar-benar menyentuh masyarakat, termasuk terkait harga standar gabah petani.

Dalam dialog itu, saya menambahkan pengalaman pribadi. Banyak desa masih tertinggal karena stakeholder tidak dilibatkan dalam musyawarah desa. Padahal, ada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dipilih warga untuk menyalurkan aspirasi sekaligus mengawasi pembangunan. Berbeda dengan di kota, di mana Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) justru sangat aktif.

“In shaa Allah, kami akan turun ke desa lagi bersama Babinsa, Jenderal,” saya menimpali, mengenang saat memimpin program Wartawan Masuk Desa di Kabupaten Pinrang pada era Menpen Harmoko.

Ajakan itu langsung direspons Ketua PWI Sulsel. “Siap, kami akan laksanakan, Jenderal,” tegasnya sebelum berpamitan.

Usai pertemuan, Pangdam yang ramah masih sempat berkisah panjang di teras lantai atas ruang tamu Makodam sambil mengantar rombongan kami.

Terima kasih atas sambutan hangatnya, Jenderal. Semoga sehat dan sukses selalu.(AP)

 

Penulis: Andi Pasamangi Wawo (Ketua Dewan Penasehat PWI Sulsel)

error: Content is protected !!