Advertisement - Scroll ke atas
Pangkep

Pangkep Terima 137,5 Ton Benih Padi Andalan, Siap Diperuntukkan bagi 287 Kelompok Tani

320
×

Pangkep Terima 137,5 Ton Benih Padi Andalan, Siap Diperuntukkan bagi 287 Kelompok Tani

Sebarkan artikel ini
Pangkep Terima 137,5 Ton Benih Padi Andalan, Siap Diperuntukkan bagi 287 Kelompok Tani
Kabupaten Pangkep menjadi salah satu daerah penerima bantuan benih Padi Andalan terbesar pada Program Mandiri Benih Padi Andalan Sulsel 2025. Sebanyak 137,5 ton benih padi resmi dialokasikan untuk petani di Pangkep.

PANGKEP—Kabupaten Pangkep menjadi salah satu daerah penerima bantuan benih Padi Andalan terbesar pada Program Mandiri Benih Padi Andalan Sulsel 2025. Sebanyak 137,5 ton benih padi resmi dialokasikan untuk petani di Pangkep.

Kepala Dinas Pertanian Pangkep, Andi Sadda, menyampaikan bantuan tersebut akan mengcover 5.500 hektare lahan dengan pembagian 25 kilogram benih per hektare.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Total bantuan benih yang masuk ke Pangkep sebanyak 137,500 ton. Ini akan dibagikan ke 287 kelompok tani,” kata Andi Sadda, Senin (17/11).

Bantuan untuk Pangkep ini merupakan bagian dari peluncuran Program Mandiri Benih Padi Andalan Sulsel Tahun 2025 oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di kawasan CPI Makassar, Minggu (16/11/2025).

Program ini mengalokasikan Rp75 miliar dari APBD Provinsi, menargetkan 9.896 kelompok tani di seluruh Sulsel melalui penyaluran 5.000 ton benih padi unggul secara gratis untuk 200 ribu hektare lahan. Sebanyak 300 truk diberangkatkan untuk mendistribusikan benih ke kabupaten/kota, termasuk Pangkep.

Total anggaran program—termasuk alat dan mesin pertanian—mencapai Rp116 miliar.

Gubernur menyebut program ini sebagai dukungan terhadap Agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya penyediaan beras untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sulsel menargetkan produksi padi tahun 2025 mencapai 5,40 juta ton GKG atau setara 3,10 juta ton beras, naik lebih dari 12 persen dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan proyeksi produksi ini menegaskan posisi Sulsel sebagai penyangga utama beras nasional.

Besarnya alokasi benih yang masuk ke Pangkep dinilai memperkuat kontribusi daerah ini dalam produksi beras.

Selain benih padi, Pemprov Sulsel juga menyerahkan bantuan berupa benih jagung, bibit kopi, bibit durian, serta berbagai alat mesin pertanian, di antaranya hand tractor, combine harvester, cultivator, dan hand sprayer.

Peluncuran program dihadiri Gubernur Sulsel, Forkopimda, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, kepala daerah se-Sulsel, penyuluh, pengawas benih, dan kelompok tani penerima manfaat.

Dengan masuknya 137,5 ton benih Padi Andalan ini, Pangkep diharapkan semakin siap meningkatkan produktivitas pertaniannya dan memperkuat posisi sebagai salah satu lumbung beras strategis di Sulawesi Selatan. (Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!