Panwas: Spanduk Tolak Kolom Kosong Menciderai Demokrasi

MAKASSAR – Menanggapi terpasangnya beberapa spanduk provokatif bertuliskan menolak kotak kosong, yang terpasang di beberapa titik di kota Makassar, menilai tindakan itu merupakan suatu bentuk yang akan mencederai pesta demokrasi.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Humas Panwaslu kota Makassar, Muh. Maulana, kepada wartawan Rabu, 13 Juni 2018.

Menurutnya,hal itu tidak boleh dibiarkan, karena spanduk yang bertuliskan kata menolak Kotak kosong atau kolom kosong, merupakan salah satu bentuk upaya yang akan mencedarai pesta Demokrasi dan visi misi penyelenggara dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk datang menggunakan hak pilihnya.

“Kami sudah insturksikan ke seluruh jajaran panwas, mulai dari tingkat panwascam sampai ke tingkat panwas kelurahan, untuk segera menertibkan spanduk negatif menolak kolom kosong,” tegas Maulana.

Bahkan Maulana juga menghimbau masyarakat untuk melaporkan ke pihak Panwas jika ditemukan spanduk bernada provokatif tersebut, terlebih kalo mengetahui oknum pelakunya, karena sepanduk seperti itu terkesan memprovokasi warga untuk tidak datang ke TPS untuk memilih, atau mengajak orang lain untuk golput.

“Jadi spanduk negatif yang bertulis menolak kolom kosong tersebut, adalah sebuah pelanggaran dan bagian dari upaya mengajak orang untuk tidak menggunakan hak pilihnya atau menggunakan hak pilih secara tidak sah, ini bukan berarti kami sepakat dengan kolom kosong, namun tidak lebih dari pengawalan dan pencegahan atas upaya – upaya seseorang yang ingin mencederai hak konstitusional setiap warga negara,” tutup Maulana. (M3+20/464ys)

0 Comments

Komentar Anda

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register