DUNIA – Tujuh orang yang disinyalir merencanakan serangan di Belanda dengan granat tangan, senjata otomatis dan bahan peledak, diperintahkan untuk tetap ditahan, hari Jumat (28/9/2018).
Orang-orang itu, berusia antara 21 hingga 34 tahun, ditahan setelah penggerebekan di empat lokasi, Kamis (28/9) di mana menurut jaksa penuntut ditemukan granat, senjata api dan sabuk yang biasa digunakan untuk membawa bahan peledak.
Semua tersangka yang berjumlah tujuh orang itu sebelumnya pernah ditahan setelah mencoba bergabung dengan kelompok militan di luar negeri.
Salah satunya adalah warga Irak yang dihukum pada tahun 2017 karena mencoba meninggalkan Belanda untuk bergabung dengan pemberontak ISIS.
Jaksa mengatakan, Jumat (28/9), 100 kilogram pupuk telah ditemukan di rumah salah seorang tersangka, dan dicurigai akan digunakan untuk membuat bom mobil.
“Jaringan yang sekarang telah digulung ini, berniat untuk melakukan serangan pada suatu acara publik dengan menggunakan senapan otomatis AK-47, dan di tempat lain dengan menggunakan bom mobil,” kata Perdana Menteri Mark Rutte kepada para wartawan dalam konferensi pers di Den Haag. [VOA/shar]


















