PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya •
Makassar

Pemkot Makassar Akan Segera Tidaklanjuti Aksi Demo GAM

545
×

Pemkot Makassar Akan Segera Tidaklanjuti Aksi Demo GAM

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Forum Komplek Unhas Barayya (FKUB) bersama Gerakan Aktifis Makasiswa (GAM) Makassar, menggelar aksi demonstrasi di dua tempat, yaitu gedung DPRD Kota Makassar, Jl. AP. Pettarani dan Kantor Balai Kota Makassar, Jl. Ahmad Yani Makassar, Senin (11/12) pagi.

Aksi digelar terkait penolakan pembangunan Gedung Yayasan Amal Jariah yang dinilai meresahkan warga komplek Unhas Barayya, dikarenakan akibat pembangunan gedung tersebut, banyak dinding rumah warga yang mengalami retak-retak.

Dalam orasinya, coordinator aksi, Rudi Curiting, meminta wali kota Makassar Dhanny Pomanto segera mewujudkan janjinya untuk mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) gedung Yayasan Amal Jariah, karena selain meresahkan warga, IMB, No: 503/9721/IMB-B/07/DPM’PTSP, yang terbit bulan Mei 2017 atas nama Dr.H.A.Qayyim Munarka yang telah dibatalkan berdasarkan putusan PTUN, No. : 43/2017/PTUN/MKS.

Selain itu demonstran yang sempat memblokade pintu masuk halaman kantor Wali kota Makassar itu, juga menuntut agar kepala dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Makassar, segera dicopot dari jabatannya, karena dianggap melanggar aturan dengan tidak menjalankannya putusan PTUN tersebut.

Menanggapi tuntutan demonstran, Wakil Wali Kota Makassar Dr. Syamsu Risal, saat menerima perwakilan peserta aksi demo di ruang kerjanya, lantai 11 berjanji, akan segera menindaklanjuti tuntutan peserta demo.

Selain itu salah satu, perwakilan aksi demo Prof. Sadly Abd. Djabbar, juga berharap Wali Kota Makassar Danny pomanto dapat memediasi dan mempertemukan perwakilan warga dengan Dr.H.A.Qayyim Munarka , agar dapat duduk bersama, berdiskusi untuk mencari titik temu dan penyelesaian. (B45/464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com