Pemprov Sulsel & PT IKI Gagas Pengiriman Tenaga Kerja Terampil ke Jepang

Pemprov Sulsel & PT IKI Gagas Pengiriman Tenaga Kerja Terampil ke Jepang
Penandatanganan berita acara peluncuran KMP Sultan Murhum II di Galangan Kapal PT IKI, Makassar, Sulawesi Selatan pada Rabu (1/12/2021).

MAKASSAR—PT Industri Kapal Indonesia (IKI) bersama Pemerintah Provinsi Sulsel akan bekerja sama untuk mengirimkan tenaga terampil ke Jepang.

Direktur Utama PT IKI, Diana Rosa menjelaskan peluang bekerja di Jepang ini untuk tenaga terampil siap pakai sehingga lulusan SMK sangat cocok untuk ikut program ini.

“Pada tahun 2022 mendatang, ada 10 ribu lowongan atau kebutuhan tenaga kerja dengan 14 bidang kerja. Mulai dari perhotelan, perkapalan, industri mesin, mobil, dan lainnya,” ungkap Diana saat di depan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat peluncuran KMP Sultan Murhum II di Galangan Kapal PT IKI, Rabu (1/12/2021).

Dia melanjutkan, melalui program Corporare Social Responsibility (CSR), pihaknya bisa membantu dan memfasilitasi tenaga terampil yang ingin bekerja di Jepang.

“Yang berminat akan diberikan kurus Bahasa Jepang selama enam bulan. Apabila sudah mampu, maka akan mengikuti test rekrutmen. Apabila lolos, maka visa dan tiket ke Japan akan dibiayai oleh ANC JAPAN. Visa yang diberikan adalah visa yang berlaku selama lima tahun,” ungkap Diana.

Dia menekankan, ANC Japan sangat dipercaya oleh Pemerintah Jepang dan Kedutaan Besar Indonesia di Negeri Sakura tersebut. Sehingga tenaga terampil yang tertarik mengikuti program ini tidak perlu khawatir.

Berita Lainnya

Khusus bidang perkapalan, lanjut dia, sejauh ini pihaknya bekerjasama dengan ANC Jepang terkait pesanan spare part untuk permesinan. Spare part-spare part tersebut bisa dikerjakan di Makassar dan selanjutnya di eskpor ke Jepang.

Lihat Juga:  Belajar Dari Mangkraknya BRT, Plt Gubernur Yakin Bus Trans Mamminasata Dikelola Profesional

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi tawaran tersebut. Diapun meminta instansi terkait untuk menyebarkan informasi ini ke sekolah-sekolah. Khususnya di sekolah kejuruan yang memiliki disiplin ilmu yang dibutuhkan. (*)

Berita terkait