Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Ditunda

0
10

MAKASSAR — Pengumuman hasil seleksi administrasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup Pemprov Sulsel ditunda. Jadwal kepastian hasil verifikasi berkas para pelamar pun belum jelas.

Kepala Bidang Perencanaan dan Informasi ASN BKD Sulsel, Taufiq Akbar mengatakan, hasil seleksi administrasi itu sedianya diumumkan pada hari Senin, 9 Desember 2019. Hal ini berdasarkan pengumuman bernomor: 800/6500/BKD tentang Pengadaan Seleksi CPNS lingkup Pemprov Sulsel yang diedarkan sebelumnya.

Taufik beralasan, penundaan ini karena masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Belum kita umumkan hasilnya. Kita menunggu juknis dari BKN pusat,” tutur Taufik kemarin.

Panitia seleksi (Pansel) pengadaan CPNS lingkup Pemprov Sulsel juga telah mengeluarkan edaran terkait hal tersebut. Dalam edaran yang ditandatangani Ketua Pansel Pengadaan CPNS Pemprov Sulsel, Abdul Hayat Gani tersebut tertulis, pengumuman hasil verifikasi dan validasi data dokumen administrasi pelamar CPNS ditunda hingga diterbitkannya juknis BKN RI.

Taufik pun belum bisa memastikan sampai kapan penundaan pengumuman hasil seleksi administrasi ini. Kebijakan sepenuhnya, kata dia, tergantung dari BKN pusat. “Kalau kami menunggu saja,” ujar dia.

Dari jadwal yang ada, setelah pengumuman hasil seleksi adminisitrasi, akan ada tahapan masa sanggah pada 10-12 Desember 2019. Masa sanggahan ini merupakan kesempatan bagi pelamar memberikan sanggahan atau protes terkait hasil seleksi administrasi.

Diketahui, jumlah pelamar via online CPNS lingkup Pemprov Sulsel sebelumnya mencapai 6.294 pendaftar. Taufik mengaku semua formasi tidak sepenuhnya diisi. Formasi khusus disabilitas yang disiapkan, justru tanpa pelamar sampai pendaftaran ditutup.

Sementara formasi tenaga kesehatan utamanya perawat paling banyak peminatnya, mencapai 1.000 lebih pendaftar. Formasi umum tenaga kesehatan untuk mengisi jabatan sebagai dokter spesialis anak ahli pratama, juga sepi peminat. Dari dua alokasi formasi yang disiapkan pada formasi itu, pelamarnya hanya 1 pendaftar.

Sembari menunggu kepastian jadwal pengumuman hasil seleksi adminsitrasi, BKD Sulsel juga masih mempersiapkan pelaksanaan seleksi mandiri computer test assisted (CAT). Utamanya penyiapan fasilitas penunjang seperti komputer, dan lokasi ujiannya nanti. “Sementara kami bicarakan soal ini,” pungkas Taufik.

Diketahui, Pemprov Sulsel menerima kuota 195 formasi dalam penerimaan CPNS tahun ini. Formasi ini terdiri atas formasi khusus cumlaude dan disabilitas masing-masing alokasi 4 formasi. Lalu pada formasi umum, ada 187 formasi yang terdiri dari tenaga kesehatan 74 formasi, tenaga teknis 113 formasi.

Terpisah, Kepala Kantor Regional (kanreg) IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar, Harun Arsyad yang dikonfirmasi justru belum mengetahui soal adanya penundaan hasil seleksi administrasi oleh Pemprov Sulsel.

Kendati demikian, dia akan segera koordinasikan hal ini melalui Kemenpan-RB termasuk BKN pusat. “Saya belum tahu itu. Bisa mungkin dihubungi langsung ke Kemenpan, ya. Tapi nanti saya coba tanyakan dulu ke pusat bagaimana soal itu,” singkat Harun. [*]