BULUKUMBA—Memperingati Hari Nakba, Front Mahasiswa Nasional (FMN) Ranting Universitas Muhammadiyah Bulukumba menggelar diskusi publik bertajuk “Resistance is the Key: Dukung Perjuangan Rakyat Palestina Demi Kemenangan Rakyat Dunia Melawan Imperialis”, Jumat (16/5/2025), di Tribun Pantai Merpati, Bulukumba.
Kegiatan ini menghadirkan Ketua Forum Peduli Palestina Kabupaten Bulukumba, Ust. Dr. Ikhwan Bahar, S.Pd.I., M.Pd., sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa perjuangan rakyat Palestina merupakan simbol perlawanan global terhadap imperialisme.
“Perjuangan rakyat Palestina adalah perjuangan kemanusiaan. Kita tidak boleh tinggal diam. Solidaritas adalah bentuk keberpihakan kita terhadap keadilan,” tegas Dr. Ikhwan.
Ketua panitia pelaksana, Musawir Al-Alim, mengatakan bahwa diskusi ini merupakan bagian dari ikhtiar kolektif mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai penderitaan rakyat Palestina yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
“Kami ingin mengajak masyarakat Bulukumba untuk tidak hanya tahu, tapi juga peduli dan terlibat, walau hanya melalui diskusi seperti ini,” ujarnya.
Diskusi ini juga memantik refleksi dari para peserta. Salah satunya, Nurul Miftahul Jannah, mengungkapkan kekaguman dan empatinya terhadap keteguhan rakyat Palestina.
“Saya terharu. Mereka hidup dalam suara bom, kehilangan keluarga, tapi tetap hafal Al-Qur’an dan kuat berdiri. Itu bukan hanya soal tanah, tapi juga soal harga diri dan keyakinan,” ungkapnya penuh haru.
Ia menambahkan, meski tak bisa hadir langsung di Palestina, ia memilih terus bersuara dan mendukung melalui doa, penyebaran informasi, serta mengikuti aksi-aksi solidaritas seperti diskusi ini.
“Diam di hadapan ketidakadilan justru lebih menyakitkan,” ujarnya.
Dr. Ikhwan juga menyampaikan apresiasinya atas inisiatif FMN UMB. Menurutnya, kegiatan semacam ini patut dilanjutkan dan bahkan diperluas dengan menggandeng organisasi kepemudaan, kampus lain, hingga pemerintah daerah.
Diskusi ini menjadi salah satu cara anak muda Bulukumba menunjukkan sikap terhadap isu global.
Dengan memahami konteks perjuangan rakyat Palestina, generasi muda diajak untuk menghidupkan solidaritas dan merawat semangat kemanusiaan. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Rahman AL











