MAKASSAR—Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan BBM jenis Biosolar di wilayah Makassar dan sekitarnya dalam kondisi aman menjelang akhir tahun. Antrean kendaraan yang sempat terjadi di sejumlah SPBU dipastikan tidak mencerminkan kondisi stok secara regional di Sulawesi Selatan.
Sales Branch Manager (SBM) Sulselbar Fuel 1 Pertamina Patra Niaga, Muhammad Yoga Prabowo, menjelaskan antrean tersebut dipengaruhi faktor teknis distribusi harian serta meningkatnya konsumsi Biosolar, seiring tingginya aktivitas logistik pada akhir tahun.
“Secara regional, ketersediaan Biosolar dalam kondisi aman. Namun, terjadi peningkatan serapan di beberapa titik jalur distribusi utama yang didominasi kendaraan angkutan barang, sehingga diperlukan penyesuaian pola distribusi,” kata Yoga, Selasa (23/12/2025).
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan, Pertamina Patra Niaga menambah pasokan Biosolar hingga 120 persen dari rata-rata penyaluran harian mingguan. Langkah ini dibarengi percepatan distribusi serta penguatan pengawasan di SPBU dengan tingkat konsumsi tinggi.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan Pertamina berkomitmen menjaga keandalan distribusi energi di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat dan sektor logistik.
“Distribusi BBM kami lakukan dengan pengawasan ketat dan respons cepat di lapangan. Setiap potensi hambatan segera ditindaklanjuti agar kebutuhan energi masyarakat dan aktivitas ekonomi tetap berjalan,” ujarnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan penyaluran Biosolar berlangsung tepat sasaran, tepat waktu, dan berkelanjutan.
Masyarakat yang mengalami kendala layanan atau ingin menyampaikan masukan terkait distribusi BBM dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135 yang aktif 24 jam sebagai saluran resmi informasi dan pengaduan. (70n/Ag4ys)













