Advertisement - Scroll ke atas
Nasional

PLN Journalist Awards 2025 Resmi Dibuka, Tantang Pewarta Angkat Isu Energi Berdaulat

813
×

PLN Journalist Awards 2025 Resmi Dibuka, Tantang Pewarta Angkat Isu Energi Berdaulat

Sebarkan artikel ini
PLN Journalist Awards 2025 Resmi Dibuka, Tantang Pewarta Angkat Isu Energi Berdaulat
PT PLN (Persero) kembali mengajak para insan jurnalis untuk berpartisipasi dalam ajang PLN Journalist Awards (PJA) 2025. Mengusung tema "Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat", pendaftaran dan pengumpulan karya akan dibuka hingga 23 Oktober 2025.

JAKARTA—PT PLN (Persero) resmi membuka pendaftaran ajang tahunan PLN Journalist Awards (PJA) 2025. Kompetisi bergengsi bagi para pewarta ini mengusung tema “Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat” dan dapat diikuti hingga 23 Oktober 2025.

Ajang ini menjadi wadah apresiasi bagi insan pers dari seluruh penjuru negeri yang konsisten mengangkat isu energi dan ketenagalistrikan. Enam kategori diperlombakan, mulai dari karya tulis hard news dan feature, audio visual hard news dan feature, hingga foto tunggal dan foto cerita.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menekankan pentingnya peran jurnalis dalam memperluas literasi energi nasional. Menurutnya, pemberitaan yang edukatif dan informatif dari media memiliki dampak besar dalam mendorong ketahanan sekaligus kemandirian energi Indonesia.

PLN Journalist Awards 2025 Resmi Dibuka, Tantang Pewarta Angkat Isu Energi Berdaulat
Salah satu upaya PLN dalam penurunan emisi karbon yaitu implementasi program _co-firing_ dengan menggunakan pelet biomassa dari kayu pohon kaliandra merah sebagai substitusi batu bara di PLTU Indramayu, Jawa Barat. Dalam penyediaan pelet ini, PLN melibatkan masyarakat sehingga program ini tidak hanya untuk mengurangi emisi, tetapi juga menggerakan perekonomian masyarakat.

“PLN Journalist Awards 2025 merupakan bentuk penghargaan kepada insan pers yang telah berkontribusi menyebarkan informasi mengenai pengelolaan energi listrik untuk mendukung kedaulatan energi nasional,” ujar Darmawan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menambahkan bahwa tahun ini terdapat tiga subtema yang bisa dipilih peserta, yakni Swasembada Energi dari Hulu ke Hilir, Listrik sebagai Energi Berkeadilan: Fondasi Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan Rakyat Wilayah 3T, serta Akselerasi Energi Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan.

Peserta dapat mendaftarkan maksimal lima karya yang sudah dipublikasikan di media massa sejak 15 November 2024 hingga 23 Oktober 2025. Semua proses pendaftaran dilakukan secara gratis.

PLN Journalist Awards 2025 Resmi Dibuka, Tantang Pewarta Angkat Isu Energi Berdaulat
Petugas PLN bersama warga bahu-membahu membawa panel surya melintasi sungai. Upaya ini menjadi bagian dari perjalanan Program Listrik Desa (Lisdes) melalui SuperSUN dalam menghadirkan akses listrik bagi warga di Kecamatan Seko, Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Hadirnya listrik hingga ke pelosok daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) merupakan komitmen PLN untuk terus berperan aktif mendorong geliat pertumbuhan masyarakat, sebagai fondasi ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Menariknya, PLN juga menghadirkan format baru bertajuk Indonesia Top 100 Journalists, yaitu apresiasi khusus bagi 100 finalis PJA 2025 dari tiga regional besar: Jawa bagian Barat, Jawa bagian Timur, dan luar Jawa. Para finalis akan mendapatkan hadiah khusus selain penghargaan utama untuk tiga pemenang di tiap kategori.

“Ajang ini terbuka untuk semua jurnalis dan tidak dipungut biaya. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan yang telah disediakan,” kata Gregorius.

Informasi lebih lanjut mengenai PLN Journalist Awards 2025 dapat diakses melalui tautan berikut: https://bit.ly/PJA2025-daftar. (70n/Ag4ys/4dv)

PLN Journalist Awards 2025 Resmi Dibuka, Tantang Pewarta Angkat Isu Energi Berdaulat
PT PLN (Persero) kembali mengajak para insan jurnalis untuk berpartisipasi dalam ajang PLN Journalist Awards (PJA) 2025. Mengusung tema “Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat”, pendaftaran dan pengumpulan karya akan dibuka hingga 23 Oktober 2025.
error: Content is protected !!