Advertisement - Scroll ke atas
Aceh

PLN Percepat Pemulihan Listrik Aceh, Dirut Turun Langsung Kawal Perbaikan SUTT Langsa–Pangkalan Brandan

543
×

PLN Percepat Pemulihan Listrik Aceh, Dirut Turun Langsung Kawal Perbaikan SUTT Langsa–Pangkalan Brandan

Sebarkan artikel ini
PLN Percepat Pemulihan Listrik Aceh, Dirut Turun Langsung Kawal Perbaikan SUTT Langsa–Pangkalan Brandan
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (ketiga dari kanan) didampingi Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan, Suroso Isnandar (kanan) dan General Manager PLN UIP Sumbagut, Dewanto (kedua dari kanan) meninjau langsung salah satu titik lokasi perbaikan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan.

LANGSA—PT PLN (Persero) terus menggenjot pemulihan infrastruktur kelistrikan yang terdampak banjir di Aceh. Fokus utama perbaikan saat ini berada pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan, jalur vital yang menghubungkan sistem kelistrikan Aceh dengan sistem besar Sumatra.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo turun langsung ke lokasi untuk memimpin percepatan pemulihan. Ia memastikan seluruh sumber daya PLN dimobilisasi maksimal dan menekankan pentingnya kerja kolaboratif di lapangan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Tim PLN bekerja tanpa henti meski cuaca sulit. Mereka harus melewati medan berlumpur, mengangkut material secara manual, dan tetap menjaga keselamatan kerja. Kami juga sangat mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat sehingga progres perbaikan terus berjalan baik,” ujar Darmawan, Kamis (11/12/2025).

Banjir dan pergeseran tanah sebelumnya menyebabkan lima tower SUTT roboh dan tujuh tower lainnya rusak. Kondisi ini membuat Aceh terputus dari sistem kelistrikan Sumatra.

Untuk mempercepat recovery, PLN mengerahkan 1.476 personel dari berbagai unit se-Indonesia. Mereka ditugaskan untuk memperbaiki tower transmisi, jaringan distribusi ke pelanggan, hingga mendukung armada dan logistik.

General Manager PLN UIP3BS, Amiruddin, mengatakan pekerjaan dilakukan 24 jam penuh dengan sistem shift.

“Tim di lokasi terus bekerja membangun tower darurat dan melakukan modifikasi pada tower yang rusak,” jelasnya.

PLN juga menggandeng TNI, khususnya Marinir Batalyon 8 Pangkalan Brandan, untuk pengamanan area, mobilisasi personel, dan distribusi logistik di lokasi yang sulit dijangkau. Sinergi tersebut menjadi dorongan penting dalam mempercepat pemulihan.

“Prioritas kami adalah penormalan secepat mungkin. Meski medan berat dan cuaca tidak bersahabat, tim gabungan tetap bergerak untuk memulihkan keandalan sistem kelistrikan Aceh,” tambah Amiruddin.

PLN mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung proses pemulihan. Seluruh langkah yang dilakukan ditujukan untuk mempercepat penormalan sistem kelistrikan di Aceh. (70n/Ag4ys/4dv)

PLN Percepat Pemulihan Listrik Aceh, Dirut Turun Langsung Kawal Perbaikan SUTT Langsa–Pangkalan Brandan
Di tengah medan yang berlumpur, petugas PLN melakukan perakitan tower darurat di jalur transmisi Langsa-Pangkalan Brandan.
error: Content is protected !!