JENEPONTO—Demi memastikan kelancaran Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Jeneponto, Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan memberikan pengarahan kepada seluruh personel pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Senin (25/11/2024).
Dalam pengarahan yang berlangsung di Aula Kalabbirang Rujab Bupati Jeneponto, AKBP Widi Setiawan menekankan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan pemahaman tugas bagi seluruh personel. Personel Polres Jeneponto dan BKO Brimob Polda Sulsel yang hadir, termasuk pejabat utama Polres Jeneponto, tampak serius mengikuti arahan ini.
Menurut Kapolres, pemahaman yang baik tentang tugas dan klasifikasi kerawanan di tiap TPS akan menjadi kunci dalam menjaga keamanan. Kabupaten Jeneponto sendiri memiliki 567 TPS dengan tingkat kerawanan yang bervariasi, sehingga pengamanan membutuhkan pendekatan yang cermat dan strategis.
Sebanyak 252 personel telah disiagakan untuk memastikan semua TPS, termasuk yang masuk kategori rawan, terjaga dengan baik.
“Jangan sampai ada kebingungan di hari pelaksanaan. Semua harus dipersiapkan dengan matang, termasuk kondisi fisik dan perlengkapan. Setiap anggota juga harus bekerja sama dengan rekannya dan tidak bertindak sendiri-sendiri,” tegas AKBP Widi Setiawan.
Selain pengarahan dari Kapolres, pembekalan tambahan diberikan oleh Ketua KPU Jeneponto dan Ketua Bawaslu Jeneponto. Mereka menyoroti pentingnya koordinasi yang solid antara petugas pengamanan dan penyelenggara pemilu guna mengantisipasi potensi masalah di lapangan.
Pengarahan ini menjadi bagian dari Operasi Mantap Praja Pallawa 2024, operasi khusus yang dirancang untuk menjaga stabilitas selama Pilkada. Dengan semangat dan komitmen yang ditunjukkan, seluruh personel berharap dapat mewujudkan proses pemilu yang aman dan kondusif bagi masyarakat Jeneponto. (*)














