MAKASSAR—Realisasi belanja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar hingga awal Mei baru mencapai Rp709,512 miliar atau baru sekitar 12,56 persen, dari total APBD Makassar tahun 2023 sebesar Rp5,648 triliun.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Helmy Budiman di Balaikota Jumat (12/5/2023).
“Realisasi baru 12 persen lebih sampai Mei ini,” tuturnya singkat.
Dia membantah lambatnya serapan anggaran seiring proses pengadaan barang dan jasa terkendala administrasi yaitu e-katalog.
Helmy kemudian meminta agar seluruh OPD terus memacu kinerjanya dan menjalankan program yang telah direncanakan agar bisa memenuhi target yang diharapkan.
“Penyebab bukan karena sistem e katalog kalau saya rasa,” jelasnya.
Tercatat ada 51 OPD Makassar, berdasarkan data yang diterima. Terendah yaitu Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar (0,48 persen) dengan realisasi belanja Rp6,018 miliar.
Sedangkan realisasi belanja tertinggi diantaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) dan Dinas Pariwisata.
Selanjutnya Kecamatan Biringkanaya, Wajo, Rappoconi dan Kecamatan Panakukang. (*/4dv)













