MEDIASULSEL.COM—Internet yang kini digunakan masyarakat untuk berkomunikasi, mengakses informasi, dan menjalankan berbagai aktivitas digital berawal dari proyek riset rahasia militer Amerika Serikat pada era Perang Dingin.
Teknologi yang awalnya dirancang untuk menjaga komunikasi tetap berjalan saat terjadi serangan kini telah berkembang menjadi jaringan publik yang menghubungkan miliaran orang di seluruh dunia.
Cikal bakal internet dimulai pada akhir 1960-an melalui proyek Advanced Research Projects Agency Network (ARPANET) yang dikembangkan Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Pada 29 Oktober 1969, ARPANET berhasil menghubungkan komputer di University of California, Los Angeles (UCLA) dengan Stanford Research Institute, yang menandai terbentuknya jaringan komputer jarak jauh pertama.
Jaringan tersebut dibangun dengan teknologi packet switching, yaitu metode pengiriman data dalam bentuk paket kecil yang dapat melewati berbagai jalur. Sistem ini membuat jaringan tetap berfungsi meski sebagian infrastrukturnya mengalami gangguan.
Perkembangan penting terjadi pada 1 Januari 1983 ketika ARPANET dan jaringan terkait lainnya mengadopsi protokol Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP).
Standar ini memungkinkan berbagai jaringan komputer yang berbeda saling terhubung dalam satu sistem global, yang kemudian dikenal sebagai internet modern.
Pada awal 1990-an, internet mulai meluas ke luar lingkungan militer dan akademik. Pada 1991, ilmuwan CERN Tim Berners-Lee memperkenalkan World Wide Web (WWW) yang memungkinkan pengguna mengakses informasi melalui halaman web. Inovasi ini mendorong internet menjadi media publik yang dapat diakses masyarakat luas.
Di Indonesia, internet mulai dikenal pada awal 1990-an melalui jaringan kampus dan komunitas teknologi informasi. Akses publik semakin terbuka setelah berdirinya penyedia layanan internet pertama, IndoNet, pada 1994. Sejak saat itu, penggunaan internet berkembang pesat seiring munculnya warnet, media daring, dan layanan digital.
Masuknya ponsel pintar dan jaringan seluler berkecepatan tinggi pada 2010-an semakin memperluas pemanfaatan internet.
Kini, internet tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga fondasi bagi jurnalisme digital, perdagangan elektronik, pendidikan, dan layanan publik.
Dari proyek rahasia militer hingga menjadi media publik, internet telah bertransformasi menjadi salah satu infrastruktur terpenting dalam kehidupan modern. (*)













