PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya • El Nino Mengintai hingga 2027, Penyuluh Kehutanan Sulsel Didorong Bergerak Cegah Karhutla • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya • El Nino Mengintai hingga 2027, Penyuluh Kehutanan Sulsel Didorong Bergerak Cegah Karhutla •
Sulsel

Sekprov Abdul Hayat Target Stunting Turun 14 Persen di 2024

1298
×

Sekprov Abdul Hayat Target Stunting Turun 14 Persen di 2024

Sebarkan artikel ini
Sekprov Abdul Hayat Target Stunting Turun 14 Persen di 2024
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat pada acara launching penyaluran pemberian makanan tinggi protein untuk percepatan penurunan sunting, Senin 14 November 2022.

MAKASSAR—Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat menargetkan penurunan stunting menjadi 14 persen di tahun 2024 dari 27,4 persen saat ini.

“Apa yang kita lakukan adalah target kita sampai 14 persen. Insyaallah dengan koordinasi dan kolaborasi kita bisa mencapai target-target tersebut,” ungkap Abdul Hayat usai acara launching penyaluran pemberian makanan tinggi protein untuk percepatan penurunan sunting, Senin 14 November 2022.

Untuk mencapai target tersebut tentunya dibutuhkan pemetaan dan indentifikasi yang kuat untuk mengetahui pasti sejauh mana progres penurunan sunting.

“Jadi kita butuhkan adalah data, pemetaan, indentifikasi, lalu harus lengkap ini semua karena ini penting lalu kita lakukan monitoring dan evaluasi,” jelasnya.

Sekprov Abdul Hayat Target Stunting Turun 14 Persen di 2024
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat pada acara launching penyaluran pemberian makanan tinggi protein untuk percepatan penurunan sunting, Senin 14 November 2022.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Dra. Hj. Andi Ritamariani mengakui, provinsi Sulsel termasuk daerah tercepat dalam penurunan stunting.

“Sulawesi Selatan adalah provinsi tercepat merealisasikan 100 persen. Dan Alhamdulillah sudah terbentuk di 24 kabupaten kota se-Sulsel,” ungkap Andi Ritamariani dalam sambutannya, Senin 14 November 2022.

Sekprov Abdul Hayat Target Stunting Turun 14 Persen di 2024
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat pada acara launching penyaluran pemberian makanan tinggi protein untuk percepatan penurunan sunting, Senin 14 November 2022.

Untuk itu, dirinya menyampaikan terimakasih kepada pemerintah provinsi Sulsel dan pemerintah kota Makassar atas kegiatan ini. Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk penurunan dari sunting di Kota Makassar dan Sulsel.

“Setiap unsur pemerintah harus bekerjasama untuk menurunkan sunting baik pemerintah provinsi maupun kabupaten kota,” ujar dia.

Saat ini stunting di keseluruhan daerah di se-Sulsel sudah turun menjadi 27,4 persen. Namun angka tersebut masih lumayan tinggi dibandingkan dengan angka rata-rata nasional.

“Tim percepat penurunan sunting terus bekerja untuk menurunkan Alhamdulillah saat ini sudah turun mencapai 27,4 persen,” katanya.

Ditempat yang sama, Direktur Utama PT. Satwa Utama Raya, Nurahman berharap, budah-mudahan kegiatan di mampu menguatkan komitmen kita semua untuk mengatasi sunting khususnya di Kota Makassar.

“Saya mewakili manajemen dimana kami perusahaan yang bergerak di bidang peternakan dan makanan. Kami juga sudah bekerjasama dengan kabupaten Maros dan Pangkep,” tutupnya. (*)

Sekprov Abdul Hayat Target Stunting Turun 14 Persen di 2024
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat menargetkan penurunan stunting menjadi 14 persen di tahun 2024 dari 27,4 persen saat ini.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com