Serikat Juru Parkir Ancam Duduki Kantor DPRD Makassar
Kehadiran Serikat Juru Parkir Makassar (SJPM) dengan sejumlah anggotanya di gedung dewan untuk melanjutkan RPD yang belum rampung, untuk menyampaikan paparannya di depan anggota komisi B DPRD Makassar.

MAKASSAR – Serikat Juru Parkir Makassar (SJPM) mengancam akan menduduki kentor DPRD Kota Makassar, hingga ada kepastian Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi B.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Petrus, Koordinatar Lapangan SJPM di gedung wakil rakyat yang terletak di Jl. AP. Petarani Makassar, Jumat (13/3/2020),

Menurut Petrus, kehadiran dirinya dengan sejumlah anggota SJPM di gedung dewan untuk melanjutkan RPD minggu lalu yang belum rampung, untuk menyampaikan paparannya di depan anggota komisi B DPRD Makassar.

Namun ternyata berdasarkan informasi dari sekertariat komisi B, hari ini (Jumat, red) tidak ada jadwal RDP dan ketua komisi B tidak di tempat.

“Kami akan menduduki kantor Dewan ini sampai ada kepastian RDP ini bagaimana hasilnya,” tegas Petrus.

Sementara itu menurut perwakilan LBH Makassar, Rina yang turut mendampingi SJPM, kehadiran mereka ke gedung Dewan tersebut, untuk menyampaikan, bahwa, para juru parkir di sekitar Jl. Pengayoman dan Jl. Boulevard menolak adanya Termial Parkir Elektronik (TPE) di wilayahnya.

Hal senada juga disampaikan salah satu juru parkir yang mengaku bernama Budi, bahwa mereka jelas menolak adanya TPE di wilayahnya dan akan melakukan perlawanan jika dipaksakan pemasangan alat tersebut.

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya Petrus bersama rombongannya meninggalkan gedung DPRD kota Makassar, setelah dijanjikan RDP akan dijadwal ulang pada hari Senin, 16 Maret 2020. (70n)