MAKASSAR – Pemerintah provinsi sulsel melalui Biro pengeloaan Barang dan Aset Daerah sulsel kembali berhasil melakukan pengamanan aset.

Salah Satu aset yang berhasil diamankan Adalah Balai Sidang atau Balai Juang 45 di Jalan Sultan Alauddin Makassar yang sebelumnya dipakai oleh Yasasan Andi Sose.

Lahan seluas 4000 meter persegi tersebut akhirnya diserahkan oleh pengelola yayasan setelah belasan tahun dikuasai,dimana dalam area tersebut terdapa gedung pertemuan.

“Sudah diserahkan dari pihak yayasan,”Tegas Kepala Biro Pengelolaan Barang dan Aset Daerah, Sulsel, Nurlina saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/12/2019).

Berbeda dengan penertiban aset yang dikuasai oleh Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS). Pengelola Yayasan Andi Sose menyerahkan dengan baik aset yang telah dipakai tanpa ada paksaan.

Selama ini, selain jadi gedung pertemuan. Yayasan Andi Sose memanfaatkan gedung yang dibangun tahun 1993 ini sebagai ruang kelas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tri Tunggal 45, tepatnya di lantai 2.

Nurlina menyebutkan Untuk pemanfaatan aset Balai Juang 45 masih menunggu petunjuk Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah,termasuk Jika disewakan kembali.

“Untuk pemamfaatan Balai juang 45,kita menunggu petunjuk maupun arahan Gubernur sulsel,dan sesuai Perda no 3 tahun 2017 tentang pengelolaan barang milik daerah.Sebutnya.

“Pemanfaatannya harus ikut regulasi. Kita baru usulkan untuk penetapan OPDnya di mana,” pungkas Nurlina.

Tahun ini, beberapa aset yang dulunya dikuasai pihak lain berhasil diamankan Pemprov Sulsel. Seperti 11 venue olahraga yang dikelola YOSS,termasuj di dalamnya termasuk Stadion Mattoanging. [*]