PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTCegah LGBTQ Melalui Kurikulum Sekolah, Solusi Problematik?KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTCegah LGBTQ Melalui Kurikulum Sekolah, Solusi Problematik?KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut Diamankan
Internasional

Singapura Konfirmasi Kasus Corona Varian Baru

1495
×

Singapura Konfirmasi Kasus Corona Varian Baru

Sebarkan artikel ini
C26C1F58 305D 4607 85FF 5A7F194A185D w1023 r1 s
Seorang perempuan dengan masker wajah berjalan melewati layar yang menunjukkan siaran Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong membahas wabah Covid-19, di kawasan pusat bisnis di Singapura, (Foto: REUTERS)

DUNIA – Singapura mengonfirmasi kasus pertama varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris. Sebanyak 11 orang dikarantina telah mengembalikan hasil awal yang menunjukkan gejala positif untuk jenis varian baru tersebut.

Reuters, Kamis (24/12), melaporkan seluruh kasus tersebut, yang berasal dari Eropa, telah dikarantina selama 14 hari pada saat kedatangan. Kontak dekat mereka juga telah dikarantina sebelumnya.

“Saat ini tidak ada bukti bahwa jenis B117 beredar di masyarakat,” kata Kementerian Kesehatan Singapura pada Rabu (23/12) malam, mengacu pada jenis baru yang berpotensi lebih menular di Inggris.

Singapura telah melakukan pengurutan genom virus untuk kasus Covid-19 yang dikonfirmasi yang tiba dari Eropa baru-baru ini.

Varian baru virus corona itu tersebut ditemukan di antara 31 penumpang dari Eropa, yang tiba di Singapura antara 17 November dan 17 Desember dan dipastikan mengidap Covid-19 bulan ini.

Pasien dengan virus corona varian baru itu tiba Singapura dari Inggris pada 6 Desember. Ia telah dikarantina pada saat kedatangan dan dinyatakan positif pada 8 Desember. Semua kontak dekatnya telah diisolasi, dan dinyatakan negatif pada akhir masa karantina mereka.

Kementerian kesehatan mengatakan pihaknya telah mampu ‘mengisolasi’ kasus tersebut sehingga tidak ada penularan lebih lanjut.

Hasil konfirmasi sedang menunggu untuk 11 kasus lainnya.

Singapura memberlakukan larangan masuk untuk pelawat yang memiliki riwayat perjalanan baru-baru ini ke Inggris untuk mencegah penyebaran virus baru. Negara tersebut mencatatkan hampir tidak ada infeksi lokal baru setiap hari. [voa]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com