GOWA – Diduga hendak menyingkirkan kabel listrik yang putus dan melintang ditengah jalan raya . Seorang siswa SMP di Gowa, Sulsel, tewas tersengat listrik, Jumat siang (27/10/2017).
Ibu serta ayah korban yang melihat jasad anaknya disemayamkan dirumah duka langsung histeris hingga nyaris tak sadarkan diri.
Histeris ibu dan ayah Resa (13 tahun), seorang siswa SMP yang tewas tersengat listrik ini langsung pecah, saat korban disemayamkan dirumah duka di kampung Bonto Sunggu, Desa Bonto Tangga, kecamatan Bajeng, Gowa.
Ibu korban bahkan nyaris tak sadarkan diri melihat anak pertamanya tewas dengan cara tragis.
Korban tewas seketika usai tersengat listrik dari ujung sebuah kabel listrik yang terputus dan melintang dijalan raya/ di desa bonto tannga yang lokasinya tak jauh dari rumah duka.
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban yang baru pulang sekolah melihat sebuah kabel listrik yang melintang dijalan raya, usai diduga tersambar truk kontainer.
Namun lantaran membahayakan pengguna jalan raya, korban langsung menyingkirkan kabel listrik tersebut hingga ujung kabel yang terputus menyentuh kaki korban.
Menurut salah seorang saksi mata, korban awalnya memberitahukan kepada pemilik rumah, bahwa kabel listrik menuju rumahnya diputus oleh truk kontainer.
Aparat kepolisian Polsek Bajeng yang tiba di lokasi, langsung melakukan olah TKP dan mengamankan kabel listrik yang terputus untuk menghindari jatuhnya korban lain.
Kasus tewasnya siswa SMP akibat diduga tersengat aliran listrik ini pun kini dalam penanganan petugas Polsek Bajeng. (alf/shar)













