PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
Makassar

Soroti Kemacetan Jalan Veteran, DPRD Makassar Desak Pemkot Tertibkan Pedagang Tumpah

467
×

Soroti Kemacetan Jalan Veteran, DPRD Makassar Desak Pemkot Tertibkan Pedagang Tumpah

Sebarkan artikel ini
Soroti Kemacetan Jalan Veteran, DPRD Makassar Desak Pemkot Tertibkan Pedagang Tumpah
Aktivitas pedagang tumpah yang memenuhi badan jalan di malam hingga dini hari di sepanjang Jalan Veteran kembali menjadi perhatian serius DPRD Kota Makassar. Ketua Fraksi Gerindra, Kasrudi, menegaskan perlunya langkah tegas dari Pemkot Makassar untuk menertibkan sekaligus merelokasi para pedagang yang dinilai menjadi pemicu utama kemacetan di kawasan tersebut.

MAKASSAR—Aktivitas pedagang tumpah yang memenuhi badan jalan di malam hingga dini hari di sepanjang Jalan Veteran kembali menjadi perhatian serius DPRD Kota Makassar. Ketua Fraksi Gerindra, Kasrudi, menegaskan perlunya langkah tegas dari Pemkot Makassar untuk menertibkan sekaligus merelokasi para pedagang yang dinilai menjadi pemicu utama kemacetan di kawasan tersebut.

Menurut Kasrudi, arus kendaraan di Jalan Veteran, terutama antara pukul 01.00 hingga 04.00 Wita, kerap tersendat akibat lapak-lapak pedagang yang memakan badan jalan. Kondisi itu disebut mengganggu mobilitas warga serta menurunkan kenyamanan pengguna jalan.

“Kemacetan di sekitar Veteran setiap malam semakin parah hingga pagi. Pedagang tumpah mengambil jalur kendaraan sehingga arus lalu lintas lumpuh. Pemkot harus segera bertindak, bukan hanya mengimbau, tapi melakukan penertiban nyata di lapangan,” tegasnya, Senin (17/11/2025).

Kasrudi mengingatkan bahwa Pemkot Makassar sebenarnya telah menyiapkan lokasi relokasi bagi para pedagang, yakni Terminal Malengkeri. Namun sebagian pedagang kembali memilih berjualan di pinggir jalan karena tingginya aktivitas warga pada malam hari di kawasan Veteran.

Ia meminta Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan perangkat kecamatan memperkuat koordinasi untuk memulihkan ketertiban dengan mengarahkan pedagang kembali ke lokasi yang telah disediakan.

“Kita minta Pemkot memaksimalkan Terminal Malengkeri sebagai pusat aktivitas malam bagi pedagang. Relokasi ini bukan untuk mematikan usaha mereka, tetapi justru menyediakan tempat yang lebih tertib, aman, dan tidak mengganggu publik,” jelasnya.

Kasrudi menilai relokasi ke Terminal Malengkeri dapat menjadi solusi jangka panjang, sekaligus mencegah potensi gesekan antara pedagang dan pengguna jalan. Selain mengurai kemacetan, upaya ini dinilai penting untuk mendukung penataan kota yang lebih teratur.

Ia memastikan DPRD Makassar siap mendukung kebijakan Pemkot selama mengedepankan kepentingan masyarakat banyak tanpa menghambat aktivitas ekonomi warga.

“Pedagang tetap bisa berjualan, warga juga bisa melintas dengan lancar. Keduanya harus seimbang. Maka penataan yang tegas adalah keharusan,” tutupnya. (Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com