PANGKEP – Tim Saber Pungli melakukan sosialisasi ke Dinas Kependudukan dan Capil (Disdukcapil). Tujuannya agar para ASN yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik menjadi waspada terhadap pungli dan sejenisnya.
Pungutan liar (pungli) jadi wacana buruk masyarakat ketika memandang ke arah pelayanan catatan sipil, namun di Pangkep, masih cukup aman.
Wakil Bupati Pangkep,H.Syahban Sammana SH saat membuka Sosialisasi yang diperuntukkan bagi ASN dan staf di Disdukcapil Pangkep, Senin (27/5/2019).
Kegiatan yang berlangsung di aula Dinas Pengendalian Penduduk dan KB itu dihadiri puluhan ASN dan staf yang sehari-hari bertugas dalam pelayanan masyarakat di bidang KTP, Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran.
Wakil Bupati Syahban mengatakan “stop pungli”. Saber pungli sudah lama terbentuk. Beberapa oknum ASN mengikuti proses hukum karena diduga terlibat korupsi. Sangsi yang beratpun dijatuhkan hingga pemecatan dan tidak menerima pensiun.
Wakapolres Pangkep Kompol Syukri Abham, mengatakan agar jangan membuat gerakan diluar aturan yang di tetapkan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Pelayanan dilakukan secara maksimal dengan gratis, tanpa adanya pungutan. (SHR)

















