PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi Pegangan
Internasional

Trump Sebut Haiti dan Afrika Negara Kotor dan Miskin

499
×

Trump Sebut Haiti dan Afrika Negara Kotor dan Miskin

Sebarkan artikel ini

WASHINGTON — Presiden Donald Trump membuat kaget para anggota Kongres dalam sebuah pertemuan di Gedung Putih seputar imigrasi, Kamis (11/1), dan menurut laporan dia mengacu ke Haiti dan negara-negara Afrika sebagai negara yang kotor dan miskin, tetapi dengan menggunakan ungkapan lebih buruk lagi.

“Mengapa orang-orang dari negara-negara kotor dan miskin ini datang ke sini?” demikian pertanyaan yang diajukan presiden sebagaimana dilaporkan Washington Post dan dibenarkan oleh CNN.

Trump mengatakan, Amerika seharusnya memberi kesempatan lebih banyak kepada orang-orang dari Norwegia, yang perdana menterinya baru saja bertemu dengan Trump di Gedung Putih pada Rabu (10/1).

Dalam tanggapan kepada media, termasuk kepada VOA, Gedung Putih mengatakan presiden hanya akan menerima sebuah RUU imigrasi yang “menanggapi secara tegas sistem visa lotere dan migrasi berantai – dua program yang merugikan ekonomi kita dan menyebabkan teroris masuk ke dalam negara kita.”

Migrasi berantai adalah ungkapan yang dipergunakan oleh pengecam imigrasi dan mengacu kepada sistem yang memungkinkan para kerabat mensponsori anggota keluarga datang ke Amerika.

Gedung Putih tidak memberi konfirmasi atau bantahan apakah presiden menggunakan bahasa yang kasar itu saat bicara tentang Haiti dan Afrika. [voa/4ld]

 

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com