13 Pengungsi Gunung Agung Terserang ‘tomcat’

 

BALI – Sedikitnya 13 orang warga pengungsi Gunung Agung yang ditampung di GOR Swecapura Kabupaten Klungkung teserang gigitan serangga Tomcat.

Gigitan tomcat sendiri memberikan rasa sakit ketika menggigit manusia dengan racun paederin yang berasal dari cairan tubuhnya. Gigitan Tomcat menyebabkan kulit berwarna kemerahan diiringi rasa gartal yang hebat, bisa menyebabkan iritasi kulit dan rasa perih ketika disentuh.

Menurut Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta, Warga yang terkena gigitan tomcat kemungkinan karena lokasi GOR Swecapura dekat dengan sawah. Namun menurutnya pengungsi sudah diberikan edukasi untuk mengatasi tomcat.

“Kita masih mencari dulu sumbernya dan bagaimana cara menghilangkannya agar tidak meluas dan menyerang warga lainnya,” kata Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta, di Klungkung beberapa waktu lalu.

Dari 5.661 pengungsi yang sakit, 20 di antaranya harus dirujuk ke puskesmas hingga rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sebagian warga yang terkena juga telah pindah tidur untuk mencari tempat aman di sekitar GOR Swecapura agar tidak terkena serangan Tomcat. [*/4ld]

0 Comments

Komentar Anda

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register