MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Biro Pengelolaan Barang dan Aset Daerah Sulsel, berkomitmen untuk terus melakukan pengamanan seluruh aset pemerintah diantaranya dengan melakukan pengsertifikatan.

Kepala Biro Pengelolaan Barang dan Aset Daerah Sulsel Nurlina mengatakan, pada tahun 2020 mendatang, untuk pengsertifikatan aset mendapatkan anggaran kurang lebih sekitar Rp700 juta.

“Alhamdulillah, kita terus mendapat support dan dukungan,sehingga pada tahun 2020 mendapatkan anggaran kurang lebih sekitar 700 juta rupiah untuk pengsertifikatan aset,” ucap Nurlina belum lama ini.

Nurlina menyebutkan, sejauh ini upaya penyelamatan dan penyelesaian seluruh aset terus dilakukan termasuk yang bermasalah karena diklaim pihak lain, dengan bekerjasama dengan Kejati Sulsel, BPN Sulsel juga pihak lainnya.

“Saat ini kami terus melakukan pendataan dan penyelesaian seluruh aset pemprov sulsel termasuk yang bermasalah dan alhamdulillah semua berjalan lancar dan ada yang sudah selesai seperti Stadion Mattoangin, Gedung juang 45 maupun lainnya,” sebutnya.

Sebagai informasi, pada tahun 2019 ini Biro Pengelolaan Barang dan Aset Daerah Sulsel telah melakukan pengsertifikatan terhadap 34 aset milik pemrov sulsel yang tersebar diberbagai daerah di sulsel.

Diantaranya tanah bangunan seluas 2.010 meter persegi dikecamatan kelara desa tolo kabupatan Jeneponto, tanah bangunan seluas 858 meter persegi di desa benteng kecamatan patampanua kabupaten pinrang.

Tanah bangunan seluas 251 meter persegi dikecamatan tanete rilau desa tellumpanua kabupaten barru, tanah bangunan seluas 1.195 meter persegi di kecamatan Rappocini Kelurahan Banta-bantaeng, Makassar, Rumah dinas seluas 685 meter persegi kecamatan Bacukiki Barat kelurahan Cappagalung, Parepare. (*)