PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding •
Ekonomi

Bank Indonesia Kembali Ajukan Redenominasi Rupiah

526
×

Bank Indonesia Kembali Ajukan Redenominasi Rupiah

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, BI berencana memotong tiga angka nol dari nilai rupiah untuk menyederhanakan sistem mata uang yang ada, Senin (19/12/2016)

Agus mengatakan ia telah meminta Presiden Joko Widodo untuk membangkitkan kembali rencana yang ditunda untuk menyederhanakan nominal rupiah untuk membuatnya “lebih efisien dan sederhana.”

Rancangan undang-undang yang mendukung redenominasi diajukan ke parlemen tahun 2013 pada pemerintahan sebelumnya. Namun RUU itu dikesampingkan karena ketidakstabilan dalam pasar-pasar keuangan saat itu.

Jika parlemen menyetujui pembahasan RUU itu tahun depan, Bank Indonesia akan memerlukan dua tahun lagi untuk menyiapkan uang baru. Kemudian dibutuhkan tujuh tahun transisi lagi sebelum tiga angka nol dapat dihapus dari mata uang, kata Agus.

“Harga-harga barang dan jasa juga harus disederhanakan. Karena periode transisi tersebut, dimana orang-orang dapat menggunakan denominasi rupiah yang lama dan baru, kami yakin hal itu tidak akan berdampak pada inflasi,” ujar Agus dalam peluncuran seri baru rupiah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan banyaknya angka nol dalam rupiah merefleksikan sejarah inflasi mata uang dan bahwa ia akan membahas proposal ini dengan parlemen dengan pandangan akan mengenalkannya tahun depan. Namun ia mengatakan proposal itu tidak ada dalam daftar prioritas legislasi untuk 2017.

“Redenominasi akan memperkuat kepastian mata uang Indonesia, namun tidak berdampak pada apa pun secara nominal,” ujarnya kepada wartawan dalam acara terpisah. (voaindonesia)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com