PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
Daerah

Tonrangeng River Side Kota Parepare, Tidak Aman Bagi Pengunjung

535
×

Tonrangeng River Side Kota Parepare, Tidak Aman Bagi Pengunjung

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Ikon baru kota Parepare yang diresmikan bertepatan dengan ulang tahun ke 57 kota Parepare, Tonrangeng River Side, dinilai tidak aman  oleh Ketua DPD Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Sulawesi Selatan, Ambang Ardi.

Penilaian itu disampaikan setelah, Ghembonk, panggilan akrab Ambang mengalami musibah terperosok dalam selokan tanpa penutup yang berada dikawasan TRS dekat warung saraba, saat dia bersama keluarganya untuk kali pertama mencoba menikmati obyek wisata pinggir sungai, Sabtu (11/3) malam.

“Pemerintah sangat ceroboh membiarkan selokan dalam keadaan terbuka di lokasi yang cukup gelap, sementara belakangan ini, apalagi saat malam minggu banyak didatangi wisatawan,” ungkap Ghembonk saat dijenguk crew mediasulsel.com di rumahnya.

IMG 20170311 WA0097Ghembonk yang menderita luka di betis kiri, siku kiri dan tulang telapak kaki kanannya bergeser dari tempatnya itu menuturkan, bahwa Sabtu malam dia beserta keluarganya memang sengaja menuju Parepare untuk menikmati Keindahan TRS, namun baru beberapa menit berada di lokasi itu, musibah terjadi, sehingga pemimpin redaksi mediasulsel.com harus diralikan dari tempat tersebut untuk menjalani perawatan.

Menurut salah seorang warga Tonrangeng, Amiruddin, yang menemani Ghembonk dan keluarga kembali ke Makassar, bahwa kejadian korban terperosok di tempat itu bukanlah kali pertama, namun menurutnya sudah ada beberapa terperosok di selokan selebar kurang lebih 1 meter dengan kedalaman sekitar 1,5 Meter, serta membelah sepanjang anjungan.

“Ini sebenarnya bukan kejadian pertama, tapi sudah ada beberapa orang yang terjatuh di tempat itu, tapi saya juga tidak tahu sudah ada laporan ke pemerintah atau belum,” ungkap Ami, yang juga merupakan kakak Ipar Ghembonk.

Meski hingga Minggu malam (12/3/2017), masih belum bisa memfungsikan kaki kanannya untuk berjalan, namun Ghembonk mengaku tidak akan menuntut apa-apa kepada Pemerintah Parepare, kecuali berharap pemerintah segera memperbaiki selokan tersebut, sehingga tidak akan jatuh korban lagi.

“Semoga saya merupakan korban terakhir, untuk itu saya berharap pemerintah Kota Parepare segera menutup selokan itu, atau setidaknya memberikan penerangan yang cukup serta rambu-rambu yang jelas,” tegas Ghembonk. (4ld/D3ny)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com