MAKASSAR—Suasana hangat dan penuh sukacita terasa di Balai Prajurit Jenderal M. Jusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (6/12/2024) malam, saat Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, menghadiri Perayaan Natal Bersama Klasis Makassar. Kehadiran Danny tak hanya membawa pesan kebersamaan, tetapi juga harapan baru untuk tahun mendatang.
Dalam sambutannya, Danny Pomanto mengungkapkan kebahagiaannya bisa berada di tengah jemaat, terutama masyarakat Toraja yang memiliki hubungan emosional dekat dengannya.
“Natal selalu menjadi momen spesial bagi saya. Apalagi, tahun ini saya punya pengalaman luar biasa di Toraja, bahkan diberi gelar Lunte Sanda Silalong, yang artinya pemimpin teladan dan berani memperjuangkan rakyat demi kemakmuran,” ujar Danny.
Natal tahun ini terasa istimewa karena Indonesia menyambut pemimpin-pemimpin baru setelah Pemilu 2024. Dari Presiden Prabowo Subianto hingga kepala daerah di tingkat provinsi dan kota, Danny optimistis perubahan ini membawa semangat baru bagi bangsa.
“Mari kita sambut Natal dengan begitu banyak harapan. Bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk Sulawesi Selatan dan Kota Makassar. Semoga kepemimpinan baru ini membawa perubahan positif bagi semua,” katanya.
Danny juga menyinggung pentingnya menjaga lingkungan dalam semangat Natal. Ia mengajak masyarakat Makassar, termasuk jemaat yang hadir, untuk berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon.
“Ini kesempatan bagi kita untuk merayakan Natal sekaligus menjaga bumi kita. Langkah kecil, seperti mengurangi penggunaan plastik dan lebih peduli terhadap lingkungan, akan berdampak besar,” tuturnya.
Di tengah musim penghujan, Danny juga mengingatkan pentingnya doa untuk keselamatan bersama. Ia berharap Makassar bisa terhindar dari bencana alam dan tantangan lain yang kerap muncul di musim ini.
“Doakan Makassar agar tetap aman dan jauh dari marabahaya. Natal adalah waktu yang tepat untuk berdoa dan berbagi harapan baik,” ucapnya dengan tulus.
Perayaan Natal kali ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga wujud kebersamaan lintas budaya dan agama yang terus dijaga di Makassar. Dengan semangat persatuan ini, Danny yakin Makassar akan menjadi kota yang lebih baik di tahun-tahun mendatang.
“Mari kita jalani Natal dengan penuh syukur dan harapan, untuk diri kita, keluarga, dan seluruh masyarakat Makassar,” tutupnya.
Natal bukan hanya soal perayaan, tetapi juga momen refleksi untuk membawa perubahan positif—baik bagi sesama, lingkungan, maupun masa depan. (*/4dv)













