GOWA—Muhammad Alif Gibran, seorang santri berusia 13 tahun yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Alif dilaporkan meninggalkan Pondok Tahfidz Nurul Jihad di Jl. Tun Abd Razak, Komplek Multi Niaga Town House, Kelurahan Paccinongan, pada Selasa pagi, 10 Desember 2024, sekitar pukul 07.00 WITA. Saat itu, ia mengenakan jaket hitam dan celana hitam.
Alif memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 155 cm, rambut hitam lurus, dan kulit sawo matang. Kepergiannya yang tiba-tiba membuat keluarga dan pihak pondok pesantren sangat khawatir.
“Kami sangat berharap jika ada yang melihat atau mengetahui keberadaan anak kami, mohon segera menghubungi kami,” ujar Hawaidah, ibu kandung Alif, dengan nada penuh harap. Pihak keluarga dapat dihubungi melalui nomor 081342396469 (Hawaidah) atau 081342437678 (Muhammad Ilyas, pengasuh pondok).
Muhammad Alif Gibran adalah seorang santri yang tinggal di BTN Ana Gowa, Desa Bontoala, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa. Kehilangannya menjadi duka mendalam, terutama di tengah suasana pondok yang kehilangan salah satu murid terbaik mereka.
Segala informasi yang dapat membantu menemukan Alif sangat dinantikan. Mari bersama mendoakan agar Alif segera ditemukan dengan selamat dan kembali ke pelukan keluarganya. (*)














