GOWA—Nasib tragis menimpa Reyhan Iskandar, bocah berusia 11 tahun yang masih duduk di bangku kelas VI SD. Reyhan ditemukan tak bernyawa setelah tenggelam di saluran irigasi Kampili, Dusun Bontobila, Desa Julubori, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Rabu (14/5/2025) sore.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.30 Wita. Menurut informasi dari warga sekitar, Reyhan saat itu sedang bermain bersama dua temannya, Fais (9) dan Andika (10), di sekitar saluran irigasi.
“Awalnya mereka hanya melihat-lihat aliran air, lalu korban masuk ke dalam saluran. Tapi tak lama kemudian, dia tenggelam dan tidak muncul lagi ke permukaan,” ungkap salah satu saksi.
Kedua teman korban yang panik langsung meminta pertolongan warga. Upaya pencarian pun segera dilakukan oleh warga sekitar, hingga akhirnya tubuh Reyhan berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Korban yang berasal dari Dusun Bontobila ini langsung dievakuasi ke rumah duka. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga setempat, terlebih Reyhan dikenal sebagai anak yang aktif dan ceria.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Sementara warga berharap pemerintah setempat bisa memberi perhatian lebih terhadap keamanan area irigasi yang sering dijadikan tempat bermain anak-anak. (70n/Ag4ys)













