Advertisement - Scroll ke atas
Islam

Yuk Kenali Ragam Puasa di Dunia

781
×

Yuk Kenali Ragam Puasa di Dunia

Sebarkan artikel ini
Yuk Kenali Ragam Puasa di Dunia

MEDIASULSEL.COM—Praktik puasa ditemukan dalam berbagai agama dan tradisi di seluruh dunia, masing-masing dengan karakteristik dan tujuannya sendiri. Meskipun esensinya serupa, yaitu menahan diri, terdapat perbedaan signifikan dalam pelaksanaan dan interpretasi praktik puasa. Mari kita eksplorasi perbedaan-perbedaan tersebut secara lebih netral.

Dalam Islam, puasa Ramadan merupakan ibadah wajib yang dilakukan selama bulan Ramadan. Tujuan utamanya adalah meningkatkan ketakwaan dan memperkuat hubungan spiritual. Selain itu, puasa Ramadan juga melatih kesabaran, rasa syukur, dan empati.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Perbedaan mendasar antara puasa Ramadan dengan praktik puasa lain dalam Islam terletak pada status hukumnya. Ramadan adalah puasa wajib, sementara praktik puasa lainnya seperti Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, Arafah, dan Asyura bersifat sunnah (anjuran).

Ada pula praktik puasa wajib di luar Ramadan, seperti puasa nazar dan kafarat. Dari segi waktu, Ramadan berlangsung selama sebulan penuh, dari fajar hingga terbenam matahari, sedangkan praktik puasa sunnah dilakukan pada hari-hari tertentu.

Niat puasa Ramadan dilakukan pada malam hari, sementara puasa sunnah dapat diniatkan di pagi hari.

Jika dibandingkan dengan tradisi puasa agama lain, perbedaan semakin terlihat. Dalam Kristen, misalnya, Puasa Prapaskah (Lent) selama 40 hari sebelum Paskah umumnya melibatkan pantangan makanan tertentu, bukan larangan makan dan minum sepenuhnya.

Dalam Yahudi, Puasa Yom Kippur selama 25 jam dari matahari terbenam hingga terbit, dan Tisha B’Av memperingati peristiwa bersejarah.

Dalam Hindu, Vrata memiliki variasi, seperti Ekadashi yang menghindari makanan tertentu setiap dua minggu, dan Navaratri selama sembilan hari. Dalam Buddha, Uposatha menahan diri dari makan setelah tengah hari.

Dari perbandingan ini, dapat dilihat bahwa praktik puasa memiliki keragaman bentuk dan tujuan. Setiap tradisi memiliki kekhasan dalam pelaksanaan dan interpretasinya. Memahami perbedaan-perbedaan ini dapat memperkaya wawasan kita tentang praktik spiritual di seluruh dunia. (*)

error: Content is protected !!