MAKASSAR—Sebuah perselisihan antarwarga terjadi di Kelurahan Berua, Rabu (12/3/2025), akibat pemasangan pondasi cor yang meluber hingga ke bahu jalan. Beberapa kendaraan dikabarkan menjadi korban karena tidak menyadari adanya cor tersebut.
Situasi sempat memanas ketika warga yang merasa terganggu berniat membongkar sendiri pondasi tersebut. Namun, Bhabinkamtibmas Berua, Aiptu Made Yasa, yang menerima laporan dari ketua RW, segera datang ke lokasi untuk menenangkan warga dan mencegah tindakan sepihak.
Ia meminta agar pembongkaran ditunda hingga ada pertemuan dengan pemilik rumah, Ibu Yuli B, yang memasang pondasi tersebut.
Meski begitu, keesokan harinya pondasi cor sudah dibongkar oleh warga, yang kemudian memicu keberatan dari pihak pemilik rumah.
Menyikapi hal ini, Bhabinkamtibmas bersama Sekretaris Lurah (Seklur) Berua segera menggelar mediasi di kantor kelurahan. Setelah melalui diskusi, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai.
Warga juga bersedia membersihkan sisa-sisa besi cor yang masih tertinggal agar tidak membahayakan pengguna jalan.
“Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih memperhatikan dampak dari pembangunan di lingkungan sekitar dan selalu mengutamakan komunikasi sebelum mengambil tindakan,” pesannya. (*)













