KONAWE—Memaknai Hari Pahlawan, PT PLN (Persero) kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menghadirkan listrik bagi sepuluh keluarga pra-sejahtera di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Melalui program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan”, pegawai PLN turun langsung memastikan warga yang selama ini hidup tanpa sambungan listrik akhirnya dapat menikmati penerangan secara layak.
Program Light Up The Dream (LUTD) merupakan inisiatif donasi pegawai PLN yang menyediakan pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu. Di Konawe, manfaat program ini dirasakan langsung Sofyanto, seorang tukang kebun yang selama ini hanya menumpang listrik dari tetangga.
“Terima kasih kepada pegawai PLN atas bantuan listrik gratis ini. Sekarang dengan meteran sendiri, kami bisa memakai listrik dengan lebih leluasa,” ujar Sofyanto penuh syukur, Minggu (16/11/2025).
Komisaris Independen PT PLN (Persero) Ali Masykur Musa yang hadir dalam penyalaan simbolis menegaskan bahwa listrik adalah kebutuhan dasar yang harus diakses seluruh masyarakat. Menurutnya, LUTD menjadi wujud solidaritas dan kepedulian insan PLN untuk pemerataan energi.
“PLN ingin memastikan seluruh keluarga di Indonesia dapat memanfaatkan listrik untuk kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menambahkan bahwa Hari Pahlawan menjadi momentum untuk menguatkan nilai kepedulian melalui aksi nyata. Sejak 2020, insan PLN UID Sulselrabar telah membantu 5.866 keluarga di wilayah Sulsel, Sultra, dan Sulbar memperoleh listrik mandiri.
“Listrik bukan hanya penerang, tetapi juga pendorong peningkatan ekonomi keluarga. Anak-anak bisa belajar lebih baik dan kebutuhan rumah tangga terpenuhi,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci perluasan akses listrik bagi masyarakat prasejahtera.
“Dengan kebersamaan, kita bisa membantu lebih banyak keluarga mewujudkan mimpi mereka mendapatkan energi yang berkeadilan,” tutup Edyansyah. (70n/Ag4ys/4dv)



















