PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 24 PC Muslimat NU Dikerahkan Kawal 177.500 Susu untuk Anak Sulsel • 27 Tusukan Akhiri Hidup Istri di Samata, Suami Ditemukan Tewas Bakar Diri • 177.500 Pcs Susu Disalurkan ke Anak di 24 Kabupaten/Kota Sulsel • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 24 PC Muslimat NU Dikerahkan Kawal 177.500 Susu untuk Anak Sulsel • 27 Tusukan Akhiri Hidup Istri di Samata, Suami Ditemukan Tewas Bakar Diri • 177.500 Pcs Susu Disalurkan ke Anak di 24 Kabupaten/Kota Sulsel • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado •
Sultra

Energi Bersih PLN di Sulawesi Tembus 40 Persen, Investasi dan Green Jobs Mengalir

724
×

Energi Bersih PLN di Sulawesi Tembus 40 Persen, Investasi dan Green Jobs Mengalir

Sebarkan artikel ini
Energi Bersih PLN di Sulawesi Tembus 40 Persen, Investasi dan Green Jobs Mengalir
GM PLN UID Sulselrabar, Edyansyah tengah memberikan kuliah tamu di Universitas Haluoleo terkait strategi transisi energi Pemerintah dan PLN pada Selasa (9/9).

KENDARI—PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya mempercepat transisi energi bersih di Indonesia dengan memperbesar kapasitas pembangkit berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).

Langkah ini sejalan dengan target pemerintah menurunkan emisi gas rumah kaca 29 persen pada 2030 dan mewujudkan Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar, Edyansyah, dalam Rakerda BPD HIPMI Sultra, Senin (8/9), dan Kuliah Tamu di Universitas Haluoleo, Selasa (9/9/2025), menegaskan pihaknya terus melakukan dekarbonisasi pada pembangkit batubara dan gas.

“Kami meningkatkan kapasitas EBT, memperkuat sistem pendukungnya, serta mengembangkan green ecosystem. Ini adalah langkah inisiatif agar NZE 2060 benar-benar terwujud,” ujar Edyansyah.

Ia mengungkapkan, PLN menyiapkan proyek pembangkit listrik dengan kapasitas 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah itu, sekitar 50,7 GW akan digarap oleh Independent Power Producer (IPP) dengan nilai investasi swasta mencapai Rp1.566 triliun dari total Rp2.133 triliun.

“RUPTL 2025–2034 yang sudah disusun membuka keran investasi besar bagi sektor swasta,” jelasnya.

Lebih jauh, RUPTL terbaru juga diproyeksikan menciptakan 1,7 juta lapangan pekerjaan, dengan 760 ribu di antaranya masuk kategori green jobs.

“Dokumen ini bukan hanya peta jalan pemanfaatan EBT secara masif, tapi juga motor penggerak terbukanya lapangan kerja hijau di berbagai pembangkit listrik,” tambahnya.

Untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik, PLN UID Sulselrabar telah menghadirkan 65 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 51 lokasi di Sulsel, Sultra, dan Sulbar. Kehadiran SPKLU juga membuka peluang bisnis melalui skema kemitraan dengan swasta.

Edyansyah menegaskan, program transformasi PLN mengusung aspirasi Green sebagai semangat menghadirkan energi ramah lingkungan. Potensi besar EBT di Sulawesi, mulai dari geothermal, tenaga angin, surya hingga air, disebutnya siap menggantikan pembangkit berbasis fosil.

“Bauran energi bersih di sistem kelistrikan Sulbagsel saat ini sudah mencapai 40 persen. Ini bukti nyata bahwa transisi energi di kawasan ini berjalan signifikan,” tutupnya. (70n/Ag4ys/4dv)

Energi Bersih PLN di Sulawesi Tembus 40 Persen, Investasi dan Green Jobs Mengalir
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bakaru berkapasitas 126 Megawatt (MW) di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. PLTA ini merupakan salah satu pembangkit PLN yang berkontribusi dalam layanan Renewable Energy Certificate (REC).

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com